Tawuran Antarkampung Pecah di Medan Belawan, Warga Saling Serang, Gereja Nyaris Dibakar

474

Tawuran antarkampung terjadi di Jalan Medan Belawan, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (20/7/2021) malam hingga Rabu (21/7/2021) dini hari.

Sejumlah warga saling serang dan menembakkan petasan roket.

Bahkan, sebuah rumah ibadah nyaris dibakar oleh sekelompok massa.

Polisi sempat berusaha melerai dan menembakkan gas air mata, namun tidak dihiraukan oleh massa.

Saat bentrokan terjadi, ratusan pengendara motor saling lempar batu dan menembakkan petasan roket.

Terlihat warga yang berperang sempat membakar usaha tambal ban milik warga setempat.

Ketika kericuhan pecah, warga yang terlibat bentrok tidak menghiraukan kehadiran Kapolsek Belawan Kompol Daniel Naibaho.

Menurut saksi mata yang minta identitasnya dirahasiakan, para pemuda yang terlibat bentrokan sudah berusaha membakar gereja.

“Tadi malam begitu mencekam, berawal dari sekelompok pemuda yang hendak membakar rumah ibadah dan merusak beberapa toko,” kata saksi, Rabu (21/7/2021).

Saksi mengatakan, mereka yang terlibat bentrokan sudah mempersiapkan parang dan senjata rakitan.

“Polisi sudah berusaha melerai hingga menembakkan gas air mata, tapi tidak dihiraukan oleh mereka. Hingga akhirnya polisi mengerahkan Brimob untuk turun melerai pertikaian,” kata saksi.

Saksi mengatakan, dalam peristiwa ini ada seorang pemuda yang telinganya kena sabet parang.

Mereka yang terlibat tawuran berasal dari tiga kampung, yakni kampung Young Panah Hijau Lingkungan VII, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan dengan kampung Batu 20 serta kampung Mawar Indah.

“Gereja sudah disiram bensin, tapi masih bisa diselamatkan dengan disiram air. Waktu kejadian saya tidak berani mendekat,” kata saksi.

Kapolsek Belawan Kompol Daniel Naibaho mengatakan massa yang terlibat bentrok merupakan warga Young Panah Hijau, Batu 20 dan Mawar Indah.

Daniel menyebutkan, penyebab tawuran akibat ada warga Young Panah Hijau yang bikin rusuh di kampung orang lain.

“Itulah enggak ngerti, orang Panah Hijau datang ngeributi, udah gitu aja,” bebernya.

Ia membenarkan bahwa ada satu gereja yang nyaris terbakar akibat lemparan bensin dalam botol.

“Kalau mau dibakar, namanya dilempar pakai bensin sejenis bensin dalam botol, sudah dilemparkan tapi enggak terbakar. Tapi enggak nyala, namanya lempar-lemparan,” bebernya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Tribunnews

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here