Tantang Kemenkes, Babeh Aldo: Kalau Saya Penyebar Hoax Laporkan Saya

248
babee aldo

Sebuah video yang memperlihatkan aktivis Babeh Aldo menantang pihak Kementerian Kesehatan atau Kemenkes untuk melaporkannya ke aparat apabila dirinya terbukti menyebarkan hoax soal pandemi, viral di media sosial.

Video Babeh Aldo tantang Kemenkes itu viral usai diunggah pengguna Twitter Cintada16, seperti dilihat pada Kamis 13 Januari 2022.

Dalam narasi cuitannya, netizen itu melaporkan pernyataan Babeh Aldo dalam video tersebut ke Presiden Jokowi, Kemenkes hingga Polri.

 

“Cc. Pak jokowi, DivHumas_Polri KemenkesRI. Cc. tni_ad KemensetnegRI. Monggo… dilayani,” cuit netizen Cintada16.

Dilihat dari video itu, tampak Babeh Aldo bersama sejumlah massa aksi tengah berada di halaman kantor Kemenkes.

 

Ia pun menyebut, pihaknya enggan ditemui Kemenkes. Maka dari itu, Aldo mengatakan patut dicurigai orang-orang di Kemenkes tidak mempunyai data soal pandemi Covid-19.

“Saat audiensi kita gak ditemuin, dengan berbagai alasan mereka menghindar. Jadi hasilnya patut ditengarai bahwa orang-orang Kemenkes memang orang-orang yang gak punya data,” ungkapnya.

Menurutnya, pihak Kemenkes hanya memaksakan kebijakan mereka kepada masyarakat tanpa didasari oleh data dan fakta.

 

“Mereka cuma memaksakan kebijakan tanpa didasari oleh data dan fakta karena apa yang kami minta tadi di dalam itu sudah kami diskusikan pada pertemuan kami di awal,” tuturnya.

Aldo pun menuebut bahwa pihaknya sudah pernah meminta diskusi dengan Kemenkes. Bahkan, saat itu ia mengaku siap dihukum seumur hidup apabila terbukti menyebarkan hoax soal pandemi.

“Tanggal 22 Desember kami meminta diskusi terbuka. Bahkan, di situ saya katakan, kalau saya salah, saya siap dihukum seumur hidup,” tegasnya.

Tak hanya itu, saat berada di dalam kantor Kemenkes Babeh Aldo mengaku menantang orang-orang di kementerian itu untuk melaporkan dirinya jika terbukti menyebar hoax.

“Bahkan di dalam saya menantang semua di Kemenkes, di hadapan bapak Kepolisian, saya katakan sekarang laporkan saya, sekarang bawa saya ke kantor polisi untuk membuktikan saya penyebar hoax atau Kemenkes yang bohong. Ternyata mereka juga takut,” ujarnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : terkini.

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here