Tanggapi Dugaan Korupsi Gibran-Kaesang, Ruhut Sitompul: Jangan Asal Ngebacot!

414
Politisi PDI Perjuangan, Ruhut Sitompul.

Politikus PDIP Ruhut Sitompul murka lantaran Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep dituduh melakukan tindak pidana korupsi.

Bahkan, Gibran dan Kaesang dilaporkan oleh Ubedilah Badrun ke KPK atas dugaan korupsi.

Laporan Ubedilah dinilai hanya sebatas asumsi yang buktinya masih kurang jelas.

“Saya bicara itu bukan ‘katanya-katanya’, itu bukan dasar hukum, biar semua enggak asal ngebacot di Republik ini,” kata Ruhut Sitompul, Senin (17/1/2022).

Lebih lanjut, Ruhut merasa heran atas kegaduhan yang dibuat pihak opisisi.

Menurutnya saat ini Presiden Jokowi sedang bekerja keras melawan pandemi Covid-19.

“Presiden kita lagi kerja keras kok menghadapi Corona. Kita bikin begini-begini jadi negative thinking. Tegas yang saya katakan, yang saya mau ingin katakan,” ungkapnya.

Ruhut mengaku, pihaknya mendukung penuh demokrasi. Namun, tetap dengan jalur yang tepat dan tanpa membuat kegaduhan.

“Demokrasi, kita semua mendukung demokrasi, bukan Adi Marsadi atau Ubed. Kita semua reformasi ini supaya demokrasi dikedepankan, tetapi tetap mulutmu, harimau mu. Hati-hati dalam berbicara,” tegasnya.

Selain itu, Ruhut kembali mengingatkan apabila laporan tersebut tidak terbukti, maka pelapor bisa mendapatkan hukuman.

“Ada hukum yang menunggu, apabila nanti dia sudah saksi pelapor, ini tidak terjadi, semua pendukung yang namanya Gibran, Kaesang, Luhut, Pak Ahok, Pak Ganjar, Pak Erick Thohir. Dan melaporkan dikaitkan dengan 242 KUHP hukuman 7 tahun. Itu tegas saya katakan, biar enggak sembarangan ngomong,” imbuhnya.

Sumber Berita / Artikel Asli :Suara

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here