Tanggapi Cuitan Jubir Kemenkominfo, Eva Sri Diana Chaniago: Prof, Kok Ngomongnya Kayak Emak-emak Lagi PMS

298
Eva Sri Diana Chaniago

Staf Ahli Kemenkominfo Henry Subiakto mengunggah cuitan yang menggambarkan kegelisahannya terhadap kondisi masyarakat saat ini.

Salah satu yang diungkapkannya mengenai orang yang menjelek-jelekkan bangsa dan negaranya sendiri.

Menurut Henry orang yang menjelek-jelekkan bangsa sendiri selayaknya tak layak diterima jika mencari kerja atau jabatan.

Hal itu diungkapkannya melalui cuitan di twitter Henry Subiakto pada akunnya @henrysubiakto pada 11 Oktober 2021.

“Orang yg menjelek2kan negara dan bangsanya sendiri itu selayaknya kalau cari kerja atau jabatan tidak pantas diterima. Baik di perusahaan maupun di institusi manapun,” cuitannya.

Ia juga menyimpulkan bahwa dengan menjelekkan bangsa dan negaranya, orang itu disebutnya berkhianat.

“Krn dg bangsa dan negaranya saja bisa berkhianat apalagi hny dg orang, perusahaan atau institusi?” ujar Henry Subiyakto.

Menanggapi cuitan tersebut dokter yang juga aktivis sosial, Eva Sri Diana Chaniago yang berpraktek di sebuah RSUD di Jakarta memberikan tanggapan menohok.

Melalui cuitan balasannya dr Eva Sri Diana Chaniago di akunnya @__Sridiana_3va menyebut berkhianat dengan bicara kebenaran tetapi kelakuan melebihi penjahat.

“Berkhianat itu bicara kebenaran, tapi kelakuan melebihi penjahat sesungguhnya,” ungkap dokter Eva pada 11 Oktober 2021.

Dokter Eva juga memberikan sindirannya dan contoh pada apa yang diberitakan mengenai kebijakan Pemerintah yang dianggapnya berlawanan.

“Teriak Pancasila, Tapi diam diam merubahnya menjadi trisila, Teriak cinta NKRI, Tapi diam diam menjualnya demi kekayaan pribadi,” ungkapnya mencontohkan.

Dokter Eva juga mengkritik cuitan Henry Subiakto yang dianggapnya seperti emak-emak sedang PMS (Pre-menstruation Syndrome).

“Prof kok ngomongnya kayak2 emak lg PMS,” tutup cuitan balasan dokter Eva. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here