Taklukkan Tiongkok 3-0, Indonesia Juara Piala Thomas

473
Jonatan Christie. (Foto: Istimewa)

Indonesia sukses menyabet gelar juara Piala Thomas 2020 setelah Jonatan Christie memastikan keunggulan 3-0 atas Tiongkok dengan menundukkan Li Shi Feng, 21-14, 18-21, dan 21-14, Minggu (17/10/2021), di Ceres Arena, Aarhuis, Denmark.

Indonesia sebelumnya unggul 1-0 setelah pada partai pertama Anthony Sinisuka Ginting Indonesia menundukkan Lu Guang Zu 18-21, 21-14, dan 21-16. Tim Garuda memimpin 2-0 setelah dalam partai kedua, ganda Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menumbangkan He Ji Ting/Zhou Hao Dong 21-12 dan 21-19.

Ini merupakan keberhasilan Indonesia menyabet kembali gelar juara Piala Thomas setelah menunggu 19 tahun. Terakhir Tim Garuda menjadi juara adalah pada 2002. Saat itu Indonesia yang diperkuat Taufik Hidayat, ganda Candra Wijaya/Sigit Budiarto, Halim Haryanto/Tri Kusharyanto, juga Hendrawan dan Marleve Mainaky menundukkan Malaysia 3-2.

Dengan sukses ini Indonesia pun kian menajamkan rekor menjadi juara Piala Thomas menjadi 14 kali. Tim Garuda menyabet trofi bergengsi ini pada 1958, 1961, 1964, 1970, 1973, 1976, 1979, 1984, 1994, 1996, 1998, 2000, 2002, dan 2021.

Dalam partai ketiga, Jonatan Christie atau Jojo memulai pertandingan dengan baik. Pemain peringkat ketujuh BWF ini berhasil memimpin hingga 6-0. Bermain dengan tenang dan memperlihatkan performa terbaik Jojo terus memimpin atas pemain Tiongkok berperingkat ke-65 itu.

Jojo pun memimpin 11-6 pada interval pertama. Li sempat mengumpulkan lima angka beruntun dan memperkecil ketinggalan menjadi 11-13. Namun Jojo terus memimpin hingga berhasil menyelesaikan gim pertama dengan skor 21-14 dalam waktu 26 menit.

Pada awal gim kedua, kedua pebulutangkis bermain imbang 1-1. Jojo bahkan sempat tertinggal 1-5. Jojo terlihat kesulitan dalam gim kedua ini. Banyak kesalahan sendiri yang dibuatnya sehingga tertinggal 3-8.

Pengembaliannya juga beberapa kali keluar serta kerap membuat kesalahan sendiri. Dia tertinggal delapan poin saat interval kedua dengan skor 3-11. Jojo sempat memperkecil ketinggalan menjadi 9-13.

Dengan semangat pantang menyerah Jojo menambah angka dan memperkecil selisih menjadi 12-15. Dia juga berhasil menipiskan selisih menjadi 16-18.

Dengan ketenangannya Jojo kemudian berhasil menipiskan selisih poin menjadi 18-19. Namun Li Shi Feng tetap berhasil merebut gim kedua ini dengan skor 21-18 dalam waktu 26 menit. Pertandingan pun harus memainkan gim ketiga untuk menentukan pemenang.

Jojo mengawali gim ketiga dengan memimpin 2-0. Partai gim ketiga ini juga berlangsung ketat. Kedua pemain saling menyamakan skor. Sebuah smes sambil meloncat membuat Jojo unggul 5-4.

Kedua pebulutangkis terus bermain ketat. Skor kembali imbang menjadi 8-8 setelah challenge Li dinyatakan gagal karena pengembalian Jojo ternyata masuk. Namun pukulan Jojo yang keluar lapangan serta bola tanggung yang dimanfaatkan Li membuat Jojo tertinggal 9-10.

Jojo pun tertinggal 9-11 dalam interval ketiga. Setelah Interval Jojo justru berhasil menyalip dan memimpin 13-11. Namun Li kembali berhasil menyamakan skor 13-13.

Sebuah smes ke sisi kiri pertahanan Lie, membuat Jojo unggul 14-13. Pengembalian Li yang beberapa kali menyangkut di net membuat Jojo kemudian memimpin 19-13. Jojo akhirnya menyelesaikan gim ketiga ini dengan skor 21-14.

Indonesia sudah menyiapkan Daniel Marthin/Kevin Sanjaya Sukamuljo untuk melawan Liu Cheng/Wang Yi Lyu serta tunggal ketiga Shesar Hiren Rhustavito menghadapi Weng Hong Yang. Namun mereka tak jadi diturunkan karena Indonesia sudah dipastikan menjadi juara.

Hasil dan susunan pemain final Piala Thomas Indonesia vs Tiongkok

1. Tunggal putra 1: Anthony Sinisuka Ginting Indonesia vs Lu Guang Zu 18-21, 21-14, 21-16
2. Ganda Putra 1: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs He Ji Ting/Zhou Hao Dong 21-12, 21-19
3. Tunggal putra 2: Jonatan Christie vs Li Shi Feng 21-14, 18-21, 21-14.

Sumber Berita / Artikel Asli : Berita  Satu

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here