Tak Setuju Pemberlakuan Masuk Mall Wajib Punya Sertifikat Vaksin, dr. Tirta: Hati-hati Bisnis

441
dr Tirta

Pemerintah mulai memberlakukan uji coba aturan bahwa hanya pengunjung yang sudah memiliki sertifikat vaksin yang boleh masuk.

Aturan masuk mall wajib punya sertifikat vaksin itu akan mulai diuji coba di wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang.

Tak hanya sertifikat vaksin, kapasitas mall juga dibatasi dimana hanya diperbolehkan 25 persen pengunjung saja selama aturan PPKM masih diberlakukan.

Uji coba pemberlakuan sertifikat vaksin untuk masuk mall akan dimulai dalam seminggu ke depan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Mengenani hal tersebut, dr. Tirta memberikan tanggapannya dimana ia menduga akan ada antrean panjang vaksin karena aturan tersebut.

Ia berharap jika permintaan vaksin meningkat, maka ketersediaannya bisa mencukupi kebutuhan.

Kendati demikian, dr. Tirta mengatakan pendapat kurang setuju dengan adanya pemberlakuan sertifikat vaksin untuk administrasi.

Apalagi menurut relawan sekaligus pengusaha tersebut jumlah orang yang menerima dosis penuh vaksin Covid-19 belum merata.

”Sejujurnya, saya kurang setuju ama kebijakan sertifikat vaksin buat administrasi KALO DOSISNYA BELUM MERATA,” katanya.

Lebih lanjut, influencer tersebut juga mengkhawatirkan terjadinya bisnis sertifikat vaksin palsu.

”HATI HATI BISNIS SERTIFIKAT VAKSIN PALSU,” ungkapnya seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Instagram @dr.tirta.

Selain itu, menurut dr. Tirta saat ini juga masih banyak pasien yang belum bisa mendapatkan vaksin.

Kondisi tersebut harusnya menjadi perhatian pemerintah dalam menerapkan aturan masuk mall harus punya sertifikat vaksin.

”Apalagi juga banyak pasien yg belum bisa di vaksin, ini juga harus dipikirkan nasibnya,” ujarnya.

Di akhir unggahannya, dr. Tirta berharap agar pemerintah lebih memperhatikan puskesmas yang ada di luar Jawa.

Sebagaimana diketahui, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan mengumumkan bahwa PPKM diperpanjang hingga 16 Agustus 2021 mendatang.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here