Tak Hanya Bermasalah Kasus 2T, Aib Lain Anak Akidi Tio Juga Dibongkar Total Penjaga Makam, Mengejutkan!

253
Makam mendiang Akidi Tio dibersihkan penjaga /tribunnews.

Heriyanti, anak mendiang Akidi Tio, rupanya tak hanya bermasalah dengan kasus 2T alias sumbangan dua triliun.

Baru-baru ini, seorang penjaga makam turut mengungkap aib mengejutkan lainnya dari putri bungsu mendiang Akidi Tio itu.

Berdasarkan pengakuan penjaga makam, ternyata Heriyanti memang kerap memberikan janji manis, tetapi tak ditepati.

Sebelum berjanji akan memberikan sumbangan dua triliun rupiah, rupanya Heriyanti lebih awal mengubungi penjaga makam Akidi Tio.

Petugas penjaga makam Akidi Tio pun dijanji akan diberikan uang dan beberapa hal menguntungkan lainnya.

Usut punya usut, ternyata sudah setahun terakhir atau tepatnya sejak tahun 2020 lalu Heriyanti tak membayarkan gaji penjaga makam Akidi Tio yang sebesar Rp2,5 juta per tahunnya.

Tak hanya berjanji membayar gaji penjaga makam, Heriyanti juga diketahui mengiming-imingi ‘angin surga’ alias janji manis lainnya.

Heriyanti mengaku akan memberikan pakaian dan sembako kepada penjaga makam yang ada di TPU Talang Kerikil Jalan Gotong Royong III Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang, Sumatera Selatan.

“Sudah dari tahun kemarin sama yang tahun ini belum dibayar,” ungkap seorang penjaga makam bernama Sulaiman, dikutip terkini.id dari Tribunnews pada Kamis, 12 Agustus 2022.

“Bu Heriyanti sempat janji katanya mau bayar waktu sebelum ada yang viral (sumbangan dua triliun) ini.”

Namun, sayangnya itu hanyalah ucapan belaka. Sebab, hingga saat ini apa yang dijanjikan Heriyanti tak satu pun ada yang terealisasi.

“Bulan April ibu Heriyanti bilang begitu janjinya. Sempat menjanjikan uang beras dan pakaian, tapi sampai sekarang belum ada.”

Sulaiman sendiri mengaku terkejut atas viralnya kasus sumbangan fiktif dua triliun rupiah yang dilakukan oleh Heriyanti.

Ia pun membeberkan bahwa saat ini, nomor ponsel anak bungsu Akidi Tio itu bahkan tak bisa dihubungi.

“Tapi sekarang malah nomor dia sudah tidak aktif lagi.”

Dalam kesempatan itu, Sulaiman juga mengungkap sikap Heriyanti yang terkesan minta diistimewakan ketika berziarah ke makam Akidi Tio.

Ketika hendak berziarah ke makam mendiang Akidi Tio, Heriyanti memang selalu menghubungi Sulaiman.

Dia meminta agar makam ayahnya dibersihkan terlebih dahulu. Kemudian secara khusus Heriyanti meminta penjagaan supaya tidak diganggu ketika ziarah.

“Dia (Heriyanti) tidak suka diganggu kalau lagi sembahyang dan ziarah, kan kadang ada yang suka minta uang rokok atau apalah. Nah, itu saya pesan juga ke keponakan tolong jagain aja, jangan sampai ada yang ganggu ibu Heriyanti.”

Biasanya, setiap bulan Maret, Sulaiman dan keponakan sudah mulai membersihkan makam Akidi Tio. Hal ini dilakukan menjelang ritual Cheng Beng.

Sulaiman menuturkan bahwa dirinya sudah ditunjuk oleh Heriyanti untuk menjaga makam Akidi Tio sejak pengusaha asal Aceh itu dimakamkan di TPU pada tahun 2009 silam.

Ketika persiapan pemakaman Akidi Tio, Sulaiman adalah orang yang ditemui oleh Heriyanti.

Ia juga yang diminta Heriyanti untuk membuatkan makam Akidi Tio dengan memberikan uang Rp18 juta.

Adapun sebelum mendiang Akidi Tio meninggal dunia, keluarga memang sudah memesan tanah makam seluas 10 meter x 6 meter tersebut.

“Uangnya Rp18 juta sudah termasuk izin kubur, tenda, dan material. Pakai besi juga supaya tidak ambles.”

Gaya arsitektur makam Akidi Tio sama dengan makam warga Tionghoa pada umumnya, yaitu dibuat dengan ukuran yang cukup besar.

Batu nisan mendiang Akidi Tio berwarna abu-abu dan bersebelahan dengan makam istrinya yang bernama Ratna.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here