Susi Pudjiasuti Disebut Bisnis Pesawatnya Hancur, Netizen: Dia Curhat Kondisi Garuda Kali Bu

469
Susi Pudjiasuti
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti kembali diserang netizen.
Susi Pudjiastuti disebut bisnis pesawatnya sedang hancur, karena tidak ada penumpang.
Seorang netizen membicarakan kehancuran bisnis Susi Pudjiastuti setelah cuitannya tentang perbedaan antara pejabat dan masyarakat di masa pandemi.
“Kenapa perbedaan itu ada? Karena yang di sini pejabat dan sono masyarakat. Seingat saya virusnya sama,” ujar Susi Pudjiastuti sebagaimana dikutip SeputarTangsel.Com, Selasa 21 Desember 2021.
“Masyarakat mau gratis wajar, pejabatnya juga boleh gratis di rumah sendiri. Jadi ingat pesawat harus PCR mobil tidak. Sekarang orang tua sudah vaksin antigen cukup, anak-anak belum vaksin harus PCR,” sambung Susi Pudjiastuti.
Salah seorang netizen menjawab cuitan Susi di atas dan menghubungkannya dengan bisnis pesawat yang dimilikinya.
“Udah hancur bisnisnya ya, Sus? Makin nggak ada yang naik pesawat?” tanya @parsosis.
Susi yang merasa kebingungan dengan jawaban tersebut membagikannya di cuitan selanjutnya.
Tidak dengan kata-kata, hanya dengan foto tangkapan layar dan emot tangan ke atas kepala.
Netizen lain yang membaca curhatan Susi Pudjiastuti spontan membela. Mereka sebagian besar memberi semangat.
“Jika BuzzerRp menyerang, maka ibu ada di jalan yang benar. Semangat Bu …,” ucap akun @Anton Fajar6.
“Jangan takut speak up, Bu … Saya berada di pihak yang netral dan pro ke rakyat. Selama kritikan ibu memang sesuai fakta yang terjadi di lapangan, saya dukung,” seru akun @charakit.
Beberapa netizen menilai, orang yang menyerang Susi tidak mengenal bisnis pesawatnya.
“Sejak kapan Bu Susi pesawatnya fokus penumpang?” tanya akun @mulatt3.
“Dia curhat kondisi Garuda kali, Bu?” ujar akun @AbdulAziz_1998.
Diketahui, Susi Pudjiastuti sejak sebelum menjabat sebagai Menteri KKP merupakan pemilik maskapai penerbangan Susi Air.
Maskapai yang melayani penerbangan ke wilayah-wilayah terpencil untuk tujuan non komersial.
Meskipun demikian, belakangan Susi Air sudah mulai merambah penerbangan komersial ke destinasi wisata, yang disebut penerbangan perintis.
Masyarakat yang ingin berkunjung ke beberapa tempat wisata terpencil bisa menggunakan jasanya.
Sementara itu, Garuda Indonesia adalah maskapai penerbangan milik BUMN yang dikabarkan mengalami kebangkrutan, karena utang yang banyak. ***

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

61 − = 53