Susi Pudjiastuti Komentari Ucapan Luhut Pandjaitan Soal Banyak TKA China di Indonesia

469
TKA China

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengomentari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan soal tenaga kerja asing (TKA) China di Indonesia.

Pada Kamis, 18 November 2021, Luhut Pandjaitan mengungkap alasan mengapa Indonesia dibanjiri TKA China, terutama di sektor tambang dan smelter.

Luhut Pandjaitan mengatakan, banyaknya TKA China di sektor tambang dan smelter Indonesia disebabkan kurangnya tenaga kerja terampil di bidang tersebut.

Luhut Pandjaitan bahkan menyebutkan bahwa ini adalah kesalahan kita yang kurang serius mengembangkan potensi sumber daya manusia di Indonesia.

Susi Pudjiastuti menyetujui ucapan Luhut Pandjaitan. Hal itu disampaikannya melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, @susipudjiastuti pada 21 November 2021.

“Memang,” kata Susi Pudjiastuti menanggapi pemberitaan soal Luhut Pandjaitan tersebut.

Cuitan Susi Pudjiastuti.
Cuitan Susi Pudjiastuti.

 

Di sisi lain, ekonom senior Faisal Basri berkali-kali mengatakan bahwa TKA China yang datang ke Indonesia tidak hanya tenaga ahli.

“Apakah mereka tenaga ahli? Ya tidak. Gaji mereka itu Rp17 juta sampai Rp54 juta,” sebut Faisal Basri dalam diskusi virtual bertajuk ‘Waspada Kerugian Negara dalam Investasi Pertambangan’ yang disiarkan kanal Youtube CORE Indonesia pada 12 Oktober 2021.

“Jabatan mereka koki, pengemudi ekskavator, truk derek, forklift. Manajer gudang, ahli statistik, montir, operator,” sebut Faisal Basri lagi.

“Jadi omong kosong yang dikatakan Pak Luhut (Menko Marves) itu. (Mendatangkan) tenaga ahli kita belum sanggup, gak punya. Ada tenaga ahlinya, tapi sebagian besar adalah yang begini-begini,” sebut Faisal Basri menambahkan.

Selain itu, Faisal Basri juga mengungkapkan jumlah TKA China yang datang sebetulnya lebih banyak dari yang diketahui masyarakat.

Faisal Basri menampilkan data bagaimana selama pandemi Covid-19 dari bulan Juni 2020 hingga Agustus 2021, TKA China yang masuk Indonesia jumlahnya rata-rata ribuan setiap bulan.

“Totalnya yang masuk adalah, kalau dari Juni (2020), 19.830 TKA China,” kata Faisal Basri.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

87 + = 92