Survei Indikator: Kepercayaan Publik ke Polri 80,2%, Tertinggi Sejak 2014

403

Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia menyampaikan, kepercayaan publik terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengalami peningkatan menjadi 80,2%. Angka ini merupakan yang tertinggi sejak 8 tahun terakhir.

Survei digelar pada periode 2-6 November 2021 melibatkan 2.020 responden berusia di atas 17 tahun dengan rincian sampel basis 1.220 orang dan oversample 800 responden. Metode survei menggunakan metode simple random sampling.

Ukuran sampel basis memiliki toleransi kesalahan sekitar ± 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%. Survei dirilis pada 5 Desember 2021.

Dalam survei tersebut, grafik survei kepercayaan masyarakat terhadap Polri cenderung fluktuatif sejak 2014-2021. Berikut data grafik lengkapnya:

2014 sebesar 57,6%
2015 sebesar 68,6%
2016 sebesar 73,2%
2017 sebesar 76,5%
2018 sebesar 79,8%
2019 sebesar 80%
2020 sebesar 72%
2021 sebesar 80,2%

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyampaikan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berhasil membuat citra baik institusi Polri di mata publik. Selain itu, sejumlah gebrakan kerja yang dicanangkan Sigit selama menjabat sebagai Kapolri sejak Januari lalu turut andil dalam membangun kepercayaan publik.

“Jadi Kapolri Sigit berhasil menaikkan trust publik terhadap polisi. Saya kira kita punya penjelasan kualitatif ya, tapi kami mencatat beberapa gebrakan Kapolri baru termasuk mengakomodasi 57 atau 58 pegawai KPK yang tidak lulus TWK,” sebutnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Detik

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

68 − = 62