Surat Undangan Tersebar, Luhut Diajak Debat Terbuka Soal WNA oleh Mahasiswa dari PB SEMMI

1194
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan.

Tersebar surat undangan debat terbuka dari Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (PB SEMMI) yang ditujukan kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan.

Adapun tema debat detakit terbukanya pintu masuk Warga Negara Asing (WNA) ke Indonesia saat pandemi Covid-19.

Berdasarkan pantauan Suara.com, surat undangan tersebut diberi nomor 167/B/PB-SEMMI/VII/2021. Dalam surat tertera kalau undangan tersebut ditujukan kepada Luhut langsung.

“Sehubungan meningkatnya pandemi Covid-19 dan diberlakukannya PPKM Jawa-Bali di Indonesia, serta masih terbukanya pintu masuk bagi Warga Negara Asing (WNA) datang ke Indonesia dengan ini kami mengundang Bapak Jenderal TNI Luhut Binsar Pandjaitan M.P.A sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk mengikuti debat terbuka “Pandemi Covid-19: WNA Lenggang, Masyarakat Terkekang”,” tulis isi surat undangan tersebut seperti dikutip Suara.com, Rabu (7/7/2021).

Dalam surat undangan debat tersebut juga tertera tempat dan waktu pelaksanaan debat terbuka tersebut. Yakni pada Jumat 9 Juli 2021 mendatang pukul 13.00 WIB dan digelar dengan dua opsi via daring atau hadir langsung di Rumah Kebangsaan H.O.S Cokroaminoto.

Sementara itu Ketua Umum SEMMI Bintang Wahyu Saputra ketika dikonfirmasi Suara.com membenarkan adanya undangan tersebut. Nantinya dirinya sendiri sebagai pendebat Luhut soal WNA.

Tersebar surat undangan debat terbuka dari Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (PB SEMMI) yang ditujukan kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan. dok PB SEMMI)
Tersebar surat undangan debat terbuka dari Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (PB SEMMI) yang ditujukan kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan. dok PB SEMMI)

“Iya betul, itu surat undangan debat terbuka yang kami sampaikan,” kata Bintang.

Menurutnya, ia merasa tanggapan Luhut soal masuknya WNA China ke Indonesia saat bersamaan dengan penerapan PPKM Darurat dianggap tak elok.

“Tidak elok Pak Luhut menyebut orang mengkritisi kedatangan WNA lewat Bandara di Indonesia dengan istilah asal ngomong dan tidak tahu masalah. Justru kami tahu masalah, makanya kami protes kok bisa saat PPKM Darurat,” tandasnya.

Sumber Berita / Artikel Asli :  Suara

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

71 − = 70