Suara Lantang Gatot Nurmantyo Menggelegar, Isinya Menohok

644
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo blak-blakan mengaitkan kasus hukum Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan lainnya dengan kondisi demokrasi di Indonesia saat ini.

Pernyataan Gatot Nurmantyo tersebut diungkapkan saat menghadiri peluncuran buku berjudul ‘Lepaskan Borgol Demokrasi’ yang digelar secara virtual, Sabtu (7/8/2021).

 

Gatot Nurmantyo membeberkan, bahwa aktivis-aktivis tersebut merupakan sosok yang dibutuhkan dalam situasi saat ini. “Aktivis sekaligus deklarator KAMI, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan Anton Permana, saya pikir ini dapat menjadi cermin bagaimana demokrasi itu dijalankan hari ini,” jelas Gatot Nurmantyo dikutip GenPI.co, Minggu (8/8).

Ketua Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu memandang, mereka ini merupakan pejuang demokrasi yang tengah menyuarakan kebenaran dan keadilan.

Gatot Nurmantyo menilai, mereka hanya sekadar mengungkapkan pikiran serta pendapat yang dijamin konstitusi tentunya di negara ini.

“Tapi justru ditangkap dan diadili dengan tuduhan yang dinilai mengada-ada,” ungkap Gatot Nurmantyo.

“Tampak jelas, ada unsur pemaksaan yang cenderung dengan syarat kepentingan politik ketimbang hukum,” imbuhnya.(*)

 Sumber Berita / Artikel Asli : Genpi

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here