Suara Lantang Direktur CIIA Soal Isu Taliban, Ternyata…

589
Suhail Shaheen, juru bicara Taliban, saat berbicara dalam konferensi pers gabungan di Moskow, Rusia, 19 Maret 2021. (Sumber: AP Photo/Alexander Zemlianichenko, Pool, File)

 Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya menyoroti isu Taliban yang memengaruhi keamanan di Indonesia.

Menurut dia, kemenangan Taliban tidak bisa dikatakan bisa langsung berakibat terhadap terorisme.

Harits lantas menduga isu Taliban ini bisa dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mendapat aliran anggaran.

“Jangan sampai isu Taliban ini lari ke anggaran dan proyek baru yang berkelanjutan,” ungkap Harits kepada GenPI.co, Jumat (3/9).

Dia menjelaskan pemerintah seharusnya bisa melihat lebih jauh terkait kemenangan Taliban.

 

Sebab, kata Harits, hal itu kecil kemungkinannya memengaruhi keamanan terorisme di Indonesia.

Sementara itu, dia menyoroti ucapan Badan Intelijen Negara (BIN) tentang menyusup ke Taliban.

“Saya berharap isu Taliban tidak dijadikan alasan untuk menambah anggaran bagi BIN atau institusi terkait,” jelasnya.

Menurutnya, isu Taliban jangan menjadi alasan meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini.

Sebelumnya, Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto meralat ucapannya tentang menyusup di Taliban.

Menurut Wawan, ucapan tersebut bukan dalam hal militansi, melainkan komunikasi antara Indonesia dengan Taliban. (*)

Sumber Berita / Artikel Asli : Genpi

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here