Spesifikasi Laptop Merah Putih Rp10 Juta Cuma Setara Chromebook

431

Pengadaan komputer jinjing (laptop) buatan anak bangsa untuk pelajar, menjadi sorotan belakangan ini.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendorong produksi yang dinamai Laptop Merah Putih tersebut melalui pembentukan konsorsium perguruan tinggi dalam negeri.

Konsorsium terdiri atas Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Indonesia.

Netizen pun ramai-ramai menyoroti anggaran pengadaan Laptop Merah Putih dan memperhatikan spesifikasi yang dijanjikan.

Seorang komika yang juga praktisi Information Technology (IT), Sammy Notaslimboy turut berkomentar, melihat spesifikasi dari bakal Laptop Merah Putih.

“Buyset lihat speknya meringis. HDD 32 GB, Processor Core 2. Chrome OS. 10jt?” kata Sammy di akun Twitter dia, 29 Juli 2021.

Cuitan @NOTASLIMBOY.
Cuitan @NOTASLIMBOY.

Seorang pegiat media sosial pemilik akun Twitter @rasjawa juga membagikan spesifikasi Laptop Merah Putih bagi pelajar dari Kemendikbudristek yang ia dapatkan.

 

Yakni memiliki memori bawaan 4 GB DDR4, ukuran layar monitor LED-nya 11 inci, dengan dapur pacu diisi prosessor Core 2, Frekuensi > 1,1 GHz, Cache 1 M, dan memiliki optimalisasi kerja untuk pendidikan layaknya sebuah Chromebook.

Namun menurut akun @rasjawa, dengan nilai Rp10 juta yang dipatok, Chromebook sejenis pada merek lain bisa dijejali spesifikasi lebih canggih.

“Bener2 emosi memuncak melihat “Laptop merah putih” seharga 10 juta yang akan dibeli pemerintah, ternyata hanya spesifikasi Chrome Book. Bahkan sebuah chrome Book Baru harganya Gak sampe 5 juta. Gede amat selisih harganya!!” katanya menuliskan, dikutip Pikiran-rakyat.com.

Ia membagikan komentar netizen lain dari platform Facebook, milik akun Ibnux, yang menyatakan dengan angka yang sama pelajar bisa mendapatkan i5 keluaran Asus dengan lisensi Windows.

Netizen lain menambahkan, merek SPC dengan spesifikasi yang sama sekali mirip dipatok harga Rp5,9 jutaan.

Namun, nilai Rp10 juta tersebut baru didapat dari kesimpulan para netizen. Kemendikbudristek sendiri belum menyampaikan berapa taksiran persisnya Laptop Merah Putih per unit.

Pemerintah yang menggandeng Qualcomm, baru mengumumkan anggaran keseluruhan Rp17 triliun yang sebagian besarnya buat Laptop Merah Putih.

Kolase cutian netizen dengan perbandingan spesifikasi Laptop Merah Putih.
Kolase cutian netizen dengan perbandingan spesifikasi Laptop Merah Putih.

Dalam kerja sama ini Qualcomm juga menawarkan Transfer of Knowledge dengan diadakannya course untuk para mahasiswa sehingga memiliki sertifikasi dari course tersebut, dan harapannya dapat menyiapkan engineer-engineer baru dari perguruan tinggi Indonesia, demikian dikutip Pikiran-rakyat.com dari situs Dirjen Dikti.

Pihak Kementerian Perindustrian Eko YW menyampaikan dukungan, dan harapan agar produsen lokal membawa citra positif untuk negeri.

“Oleh karena itu, kita harus mandiri dalam segala hal di bidang industri, terutama dalam bidang TIK, agar mengurangi impor laptop dari luar negeri. Sehingga dilakukan sinergi antara Kemenperin dan Kominfo dalam komunikasi digital, mendukung sesuai fungsinya masing-masing,” katanya.

Langkah selanjutnya, kita akan menyelesaikan Offset Agreement dengan pihak Google dengan Qualcomm, lalu dengan Intel dan AMD. Serta penuntasan perizinan kerja sama antar SMK, perguruan tinggi, dan dengan pihak industri.

Harapan dari pembuatan produk Laptop Merah putih ini dapat segera di produksi dengan jumlah yang banyak dan dapat dipasarkan secara komersial, sehingga laptop merah putih dapat dimanfaatkan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, khususnya pengadaan barang Kemenristekdikti.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here