Soroti Kebijakan Ekspor Batu Bara, Said Didu: Bukti Penguasa Tidak Berani Menindak Pengusaha

290
Said Didu

Pemerintah akan kembali membuka ekspor batu bara usai pasokan batu bara yang dibutuhkan PT PLN kian membaik.

Rencananya, pemerintah akan mengevaluasi pembukaan kembali ekspor batu bara pada Rabu, 12 Januari 2022.

Padahal, sebelumnya pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk melarang ekspor batu bara karena banyak perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban domestic market obligation (DMO).

Kebijakan pemerintah yang mudah berubah-ubah itu menuai kritik dari sejumlah tokoh. Salah satunya dari mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu.

Menurut Said Didu, kebijakan ekspor batu bara dengan gaya poco-poco menjadi bukti bahwa penguasa tidak berani menindak dengan tegas para pengusaha.

Said Didu menduga hal tersebut dikarenakan ada pengusaha yang merupakan bagian dari oligarki.

Hal itu diungkapkan oleh Said Didu melalui cuitan di akun Twitter @msaid_didu pada Rabu, 12 Januari 2022.

“Kasus kbjkn ekspor batubara dg gaya poco-poco jadi bukti bhw penguasa tdk berani menindak pengusaha yg mungkin bagian dari oligarki,” tulis Said Didu.

Lebih lanjut, mantan Sekretaris Kementerian BUMN itu mengungkapkan beberapa fakta yang mendukung pernyataannya.

Pertama, Said Didu mengatakan pemerintah tidak berani mengumumkan dan memberikan denda kepada perusahaan pelanggar DMO.

Kedua, pemerintah tidak berani untuk konsisten melarang ekspor batu bara.

“Dg fakta sbb: 1) tidak berani mengumumkan dan memberikan denda kpd perusahaan pelanggar DMO. 2) tdk berania konsisten larang ekspor batubara,” ungkapnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here