Sindir Keras Ferdy Sambo, Dewi Tanjung: Diwawancara Kayak Baca Pancasila

146
Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo memenuhi panggilan Bareskrim untuk jalani pemeriksaan kasus kematian Brigadir J /PMJ News/

Politisi PDI Perjuangan, Dewi Tanjung melontarkan sindiran keras terkait gaya bicara Irjen Ferdy Sambo saat diwawancara awak media usai menjalani pemeriksaan terkait kasus kematian Brigadir J.

Dewi Tanjung pun lewat unggahan videonya di kanal YouTube pribadinya, seperti dilihat Terkini.id pada Kamis 4 Agustus 2022, menyebut Ferdy Sambo saat diwawancara awak media seperti sedang membaca Pancasila.

Awalnya Dewi Tanjung dalam videonya berjudul ‘Pelecehan Ibu Jendral Drama Terlucu sepanjang Sejarah Hukum di Indonesia’ itu memutar rekaman suara Ferdy Sambo saat diwawancara awak media.

 

Sambo dalam pernyataannya tersebut, menyampaikan permohonan maafnya kepada Institusi Polri. Selain itu, ia juga menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir J.

“Saya selaku ciptaan Tuhan menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri. Demikian juga saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir Joshua, semoga keluarga diberikan kekuatan,” kata Ferdy Sambo dalam isi rekaman suara yang diputar Dewi Tanjung itu.

 

Menanggapi pernyataan Ferdy Sambo itu, Dewi Tanjung pun menilai lucu lantaran setelah ucap belasungkawa jenderal bintang dua itu malah bilang Brigadir J mati karena kelakuannya.

“Lucunya setelah dia (Ferdy Sambo) mengucapkan belasungkawa, jenderal ini mengatakan dia (Brigadir J) mati karena kelakuannya, karena memperlakukan istrinya, wow, melecehkan istrinya,” ujar Dewi.

Lebih lanjut, wanita yang akrab disapa Nyai itu kemudian menyoroti gaya bicara Ferdy Sambo saat diwawancara awak media. Ia mengaku heran mengapa Kadiv Propam Polri nonaktif itu harus teriak-teriak kalau bicara.

 

“Lalu Nyai juga ingin mengatakan di sini mengapa Ferdy Sambo kalau ngomong harus teriak-teriak? Biasa aja pak, lembut aja,” tuturnya.

Ia pun lantas melontarkan sindiran keras terhadap gaya bicara Ferdy Sambo itu dengan menyebut intonasi suara Sambo saat diwawancara seperti orang yang sedang membaca Pancasila.

“Kalau diwawancara itu nggak perlu ‘yang pertama, saya mengucapkan permintaan maaf kepada kepolisian. Kedua, sebagai ciptaan Tuhan saya meminta maaf kepada institusi kepolisian. Sila ketiga’. Kayak baca Pancasila sih bapak. Lucu, lucu, lucu,” ucap Dewi Tanjung sambil tertawa.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ditemukan respons dari pihak Irjen Ferdy Sambo terkait sindiran yang dilontarkan Dewi Tanjung itu.

Sumber Berita / Artikel Asli : terkini.

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

58 − = 53