Sherly Annavita Heran Seorang Warga Bekasi Gagal Dapat Vaksin Karena NIK Dipakai WNA: Bagaimana Bisa?

476
Influencer Sherly Annavita menyoroti kabar warga Bekasi yang gagal vaksin Covid-19 karena NIK e-KTP miliknya digunakan WNA. /Instagram/@sherlyannavita

Belum lama ini influencer Sherly Annavita menyoroti perihal kabar seorang warga Bekasi yang tidak bisa melakukan vaksinasi Covid-19.

Diketahui Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP warga tersebut telah dipakai oleh Warga Negara Asing (WNI). Peristiwa tersebut diketahui menimpa seorang pria bernama Wasit Ridwan yang warga Perumahan Vila Mutiara Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Hal tersebut terungkap setelah Petugas Vaksinasi melakukan input data saat kegiatan Vaksinasi berlangsung di RT 027 RW 10 Perumahan tempat tinggal Wasit pada Kamis, 29 Juli 2021.

Atas peristiwa tersebut, influencer milenial Sherly Annavita pun seolah heran dengan kejadian tersebut. Dalam unggahannya, Sherly Annavitas lantas mempertanyakan bagaimana bisa NIK Warga Negara Indonesia (WNI) dipakai oleh warga asing.

“Bagaimana bisa NIK warga negara Indonesia dipakai oleh WNA?,” tanya Sherly Annavita dilansir Galamedia dari akun Instagram @sherlyannavita pada Kamis, 5 Agustus 2021.

Berdasarkan hasil pemeriksaan administrasi, terungkap bahwa NIK KTP Wasit telah digunakan oleh WNA bernama Lee In Wong.

Lee In Wong melakukan vaksinasi Covid-19 di Jakarta tepatnya di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Tanjung Priok pada 25 Juni 2021. Adapun vaksinasi Covid-19 kedua Lee In Wong akan dilaksanakan pada 17 September 2021.

Pasca kejadian ini, pemerintah harus bergerak dan akhirnya Wasit pun bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19. Diketahui, Wasit merasa heran karena NIK e-ktp miliknya sudah digunakan untuk vaksinasi Covid-19 dengan nama orang lain.

Wasit pun meminta bantuan ke relawan vaksinasi untuk mengecek ke Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kabupaten Bekasi. Berdasarkan data tersebut valid bahwa NIK e-KTP Wasit atas namanya sendiri.

Wasit pun merasa dirugikan karena data dirinya digunakan oleh orang lain. Dia khawatir NIK e-Ktp miliknya digunakan untuk hal-hal yang merugikan.

“Saya sangat dirugikan, sebelumnya ketika pembuatan Buku Tabungan, SIM dan sebagainya tidak ada masalah dengan NIK e-KTP yang saya gunakan sampai saat ini,” ucapnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here