Setelah Garuda Indonesia, Giliran Lion Group Kembalikan Pesawat ke Lessor

664
Pesawat

Dunia penerbangan Indonesia kian terpuruk akibat pandemi COVID-19 yang merebak. Maskapai Garuda Indonesia mengembalikan 9 unit pesawat kepada perusahaan persewaan (lessor).

Menyusul Garuda, Giliran Lion Air yang nyaris mengalami persoalan yang sama. Sebanyak 6 pesawat maskapai swasta ini sudah ditarik lessor.

Seolah kontras dengan nasib dua maskapai ini, maskapai baru bikinan bos Lion Air, Rusdi Kirana, justru dikabarkan telah menyewa 20 pesawat dari perusahaan leasing asal Irlandia. Berikut fakta-faktanya:

Garuda Indonesia Pulangkan 9 Pesawat ke Lessor

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengembalikan lagi pesawat yang selama ini disewa lessor. Sebanyak 9 unit tipe Boeing 737-800 NG dipulangkan kepada pihak lessor, Aercap Ireland Limited (Aercap).
Pengembalian tersebut tampak dari tangkapan radar menuju Alice Spring, Australia. Sumber kumparan di Garuda Indonesia mengatakan, pemulangan dilakukan karena perseroan mengalami tekanan kinerja keuangan akibat pandemi COVID-19.
Dikonfirmasi soal ini, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, membenarkan hal tersebut. “Yup, Aercap,” katanya singkat, menjawab kumparan, Rabu (4/8).

Setelah Garuda Indonesia, Giliran Lion Group Kembalikan Pesawat ke Lessor (1)

searchPerbesar
Pesawat Batik Air yang membawa barang dan obat-obatan dari Bandar Udara Internasional Xiaoshan Hangzhou, Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok ke Indonesia. Foto: Dok. Batik Air

Lion Air Group Negosiasi Cicilan Utang dengan 50 Lessor

Lion Air Group telah mencapai kesepakatan negosiasi dengan sejumlah lessor untuk merestrukturisasi perjanjian sewa mereka setelah berbulan-bulan. Meski begitu, sebagian besar masih dalam pembahasan.

Saat ini, sebanyak 112 dari 156 pesawat Lion Air (JT, Jakarta Soekarno-Hatta) yang beroperasi adalah sewa dari 35 lessor.

Sedangkan anak perusahaan Batik Air, Malindo Air Malaysia, Thai Lion Air, dan Wings Air (Indonesia) menyewa pesawat dari beberapa di antaranya ditambah dengan tambahan 15 lessor. Sehingga daftar totalnya ada 50 lessor yang harus dinegosiasikan oleh Lion Air Group.

 

Saat 6 Pesawat Lion Air Dikembalikan ke Lessor, Super Air Jet Datangkan 20 Pesawat

Maskapai baru Rusdi Kirana, Super Air Jet, dikabarkan telah menyewa 20 pesawat dari perusahaan raksasa leasing yang berpusat di Irlandia, Avolon. Demikian diungkapkan seorang narasumber dalam tulisan yang dilansir Airfinance Journal pada 21 Mei 2021.Kontras dengan maskapai baru itu, 6 pesawat Lion Air Group terpantau aplikasi penerbangan flightradar24, terbang beriringan ke Australia, Jumat (6/8). Padahal Lion Air Group saat ini tak memiliki rute ke Negeri Kanguru.

Dari pantauan flightradar24, Jumat (6/8) pagi, enam pesawat Lion Air Group yang terbang beriringan itu terdiri dari dua pesawat maskapai Lion Air dengan registrasi PK-LQW dan PK-LQV. Sementara empat pesawat lainnya dari maskapai Batik Air, dengan registrasi PK-LAF, PK-LUM, PK-LZG, dan PK-LAS.

Sumber Berita / Artikel Asli : Kumparan

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here