Sertifikat Vaksin Tak Jadi Syarat Untuk Berkegiatan, Pemprov DKI Jakarta Sebut Aturannya

582
Sertivikad Vaksin

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebutkan jika sertifikat vaksinasi tidak usah dijadikan syarat untuk berkegiatan, tetapi ada aturannya.

Pada masa PPKM Level 4, berbagai syarat untuk melakukan kegiatan sosial diterbitkan oleh pemerintah.

Salah satu syaratnya yakni menunjukkan surat atau sertifikat vaksin.

Namun, tidak semua orang telah mendapatkan vaksin. Ada beberapa yang masih menanti giliran dan ada yang tidak bisa divaksin dengan kondisi tertentu.

Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari Antara, ada pengecualian untuk sejumlah orang tidak perlu menunjukkan sertifikat vaksin jika akan berkegiatan.

Pengecualian tersebut terkait kondisi kesehatan beberapa orang yang belum atau tidak bisa menerima vaksin.

“Mungkin akan ada pertanyaan tentang yang baru sembuh dari Covid-19, belum bisa ikut vaksin tapi sudah sembuh, nanti akan ada ketentuannya. Silahkan bawa surat dari fasilitas kesehatan yang membuktikan bahwa penyintas Covid-19,” kata Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan.

Selain untuk penyintas Covid-19, beberapa kelompok dengan kondisi kesehatan tertentu juga tidak bisa mendapatkan vaksinasi.

 

“Kemudian, mungkin ada kelompok yang belum vaksin karena kondisi kesehatan tertentu. Sederhana, siapkan keterangan dokter dari fasilitas kesehatan itu sebagai buktinya,” ujar Anies.

Anies menuturkan untuk mengecek seseorang sudah divaksin atau belum, bisa dilakukan dengan berbagai cara.

“Ada yang menggunakan SMS Peduli Lindungi sebagai bukti vaksinasi, juga ada sertifikat digital dari Peduli Lindungi sebagai bukti vaksinas, ada sertifikat digital dari Kementerian Kesehatan. Jadi banyak cara yang bisa digunakan untuk menunjukkan status vaksinasi,” tutur Anies.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here