Sering Dijuluki Kadrun, Anies Baswedan: Kadrun Tuh Apa Sih Sebenarnya?

581

Deddy Corbuzier mengundang Gubernur DKI Jakarta, Anies baswedan di podcast Close The Door miliknya. Lantas pada saat itu pula Deddy melontarkan sebuah pertanyaan menggelitik soal kadrun kepada Anies Baswedan.

Pak Anies Baswedan. Saya punya pertanyaan yang paling berbahaya untuk Anda. Pak Anies, Anda kadrun?” tanya Deddy Corbuzier langsung kepada Anies Baswedan dari Channel YouTube.

Pertanyaan Deddy Corbuzier itu pun langsung ditertawakan Anies Baswedan, lalu ia pun mempertanyakan apa itu Kadrun.

 

“Kadrun tuh apa sih sebenernya?” tanya Anies Baswedan.

Deddy Corbuzier pun memaparkan bahwa dirinya bertanya lantaran dimana-mana mengatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta ini adalah seorang Kadrun atau Kadal Gurun.

 

Anies Baswedan pun dengan santai menjawab bahwa seharusnya Deddy bertanya pada orang menyebut dirinya Kadrun bukan kepada dirinya.

“Kalau saya ya merasanya saya Anies Baswedan,” tuturnya sambil tertawa.

Deddy Corbuzier pun menjelaskan bahwa sebagaimana diketahui bahwa Anies Baswedan ini seringkali ‘diserang’ radikal dan menggunakan agama untuk kemenangan. Dilansir dari Galamedia. Rabu, 24 November 2021.

 

Anies Baswedan pun paham maksud arah dan tujuan obrolan Deddy Corbuzier. Ia bahkan tahu bahwa dirinya dituduh akan didukung oleh ormas-ormas ekstrem.

Anies Baswedan menyatakan bahwa dalam bekerja setiap orang pasti membawa ide atau gagasannya masing-masing.

Dari ide dan gagasan yang ada, tidak semua orang mendukung. Ia pun menekankan bahwa kita semua tidak pernah bisa mengatur pikiran orang.

Tujuan Anies Baswedan mengatakan hal tersebut adalah biarkan saja orang lain berpikir apa karena itu adalah haknya masing-masing, tidak bisa semua orang harus setuju dengan apa yang dikemukakannya.

“Ini saya lagi ngomong gini ni, saya nggak bisa atur. ‘Harus setuju ya!’ nggak boleh,” kata Anies Baswedan.

Selain itu, Deddy Corbuzier pun menanyakan terkait buzzer yang disiapkan MUI untuk membantu Anies Baswedan.

Anies Baswedan pun menjawab bahwa seharusnya Deddy Corbuzier tidak bertanya pada dirinya melainkan pada pihak MUI.

Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan bahwa dirinya tidak pernah membuat tim buzzer dan lebih baik jalankan apa adanya.

“Kalau kita semua menyiapkan masing-masing buzzer, itu artinya rising to the bottom makanya saya nggak pernah mau, saya tidak pernah bikin tim buzzer, lebih baik jalan seperti apa adanya,” paparnya.

Jadi, jika ada yang seseorang yang ingin mendirikan tim buzzer untuk Anies Baswedan, ia akan menolak dengan tegas penawaran tersebut.

Sumber Berita / Artikel  Asli : .terkini. 

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 4 = 5