Semua yang terkait pemindahan ibu kota baru Indonesia ke Kalimantan dibuka. Said Didu mencoba membongkar misi utama Presiden Jokowi.

563
Said Didu

Muhammad Said Didu mencoba membongkar misi utama Presiden Jokowi. Semua yang terkait pemindahan ibu kota baru Indonesia ke Kalimantan dibuka analis kebijakan publik itu.

Yang pertama disebutnya adalah terlalu memaksa. Pemindahan ibu kota baru disebut bisa jadi misi sesungguhnya dari Presiden Jokowi.

“Sepertinya pembangunan ibu kota baru adalah misi pribadi bapak presiden untuk meninggalkan legacy,” kata Said Didu, dikutip dari kanal Youtube Said Didu, Rabu 8 September 2021.

 

Said Didu pun menbcoba membongkar indikatornya. Dalam visi misi presiden 2019-2024, ternyata tidak ada rencana pembanguan ibu kota baru.

“Pidato kenegaraan 16 Agustus 2019 sepertinya pemerintahan saat itu terkaget. Kok ada rencana pembangunan ibu kota baru?” katanya.

Alasan kedua, pembangunan Jakarta tetap maju termasuk projek nasional.

Seharusnya, menurut Said Didu, jika ada rencana pemindahan ibu kota negara baru, pembangunan di ibu kota lama (Jakarta) direm.

Itu dinilai Said Didu merupakan hal yang mubazir.

Alasan ketiga, ibu kota negara baru merupakan legacy pribadi Jokowi.

Dijelaskan, bahwa sebenarnya Kementerian Keuangan telah mengangkat bendera putih untuk rencana pembangunan ibu kota negara baru ini.

“Dia (Menteri Keuangan, Red) menyatakan pada saat itu bahwa untuk membiayai pemindahan ibu kota baru, dari awal menyatakan untuk menjual aset-aset di ibu kota lama (Jakarta),” katanya.

 

Lalu yang keempat, Said Didu mengatakan keinginan Presiden Jokowi memindahkan ibu kota negara baru sangat menonjol.

Yang kelima, Jokowi berkali-kali mengatakan pergi keluar negeri untuk mencari investor agar rencana pembangunan ibu kota negara bisa dilaksanakan. (*)

Sumber Berita / Artikel Asli : Genpi

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here