Sejarah PKI Bunuh 6 Jenderal Hingga Mertua SBY Basmi 3 Juta PKI

125

Sejarah PKI membunuh 6 jenderal TNI menjadi perbincangan ramai setiap bulan September, mulai zaman Orde Baru hingga sekarang.

Sejarah PKI melenyapkan para jenderal TNI dikenal dengan istilah Gerakan 30 September 1965 atau G30S PKI.

Pembunuhan 6 jenderal TNI merupakan akhir dari sejarah PKI di Indonesia.

Setelah peristiwa itu, anggota dan simpatisan PKI dilenyapkan. PKI pun ditetapkan sebagai partai terlarang.

Salah satu pahlawan pembasmi PKI adalah Sarwo Edhie Wibowo. Dia merupakan mertua dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sarwo Edhie Wibowo adalah ayah mendiang Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono, istri SBY.

Menurut sejarah, setelah peristiwa G30S PKI, terjadi pembantaian massal terhadap anggota, simpatisan, dan orang-orang yang dituduh bagian dari Partai Komunis Indonesia (PKI).

Sarwo Edhie Wibowo pada saat itu sempat marah karena Jenderal Ahmad Yani menjadi salah satu korban Gerakan 30 September 1965.

Ia memutuskan bergabung dengan Soeharto untuk menumpas siapapun pelaku G30S PKI.

Sarwo Edhie Wibowo bekerja sama dengan Soeharto untuk melenyapkan PKI yang disebut sebagai otak utama Gerakan 30 September 1965.

Sarwo Edhie Wibowo ditugaskan untuk memimpin penggalian mayat para jenderal di sumur Lubang Buaya pada 4 Oktober 1965.

Ada enam jenderal yang dibunuh dalam peristiwa G30S PKI dan dibuang ke sumur Lubang Buaya, yakni:

1. Letnan Jendral Anumerta Ahmad Yani

2. Mayor Jendral Raden Soeprapto

3. Mayor Jendral Mas Tirtodarmo Haryono

4. Mayor Jendral Siswondo Parman

5. Brigadir Jendral Donald Isaac Panjaitan

6. Brigadir Jendral Sutoyo Siswodiharjo

Setelah Soeharto diangkat sebagai Panglima Angkatan Darat oleh Soekarno, pada 16 Oktober 1965, Sarwo Edhie Wibowo ditugaskan untuk melenyapkan anggota PKI di Jawa Tengah.

Sarwo Edhie Wibowo sempat membuat pengakuan mengejutkan di DPR. Ia mengatakan bahwa korban tewas dalam peristiwa penumpasan PKI pasca G30S PKI pada 30 September 1965 adalah kurang lebih tiga juta orang.

Selengkapnya baca di sini.

Sumber Berita / Artikel Asli : Pojoksatu

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here