Secara Tidak Langsung Mustofa Nahrawardaya Benarkan Ferdinand Hutahaean Mualaf, tapi Salatnya kok Gitu?

273
aktivis muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya.

 JAKARTA – Secara tidak langsung, politikus Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya membenarkan bahwa Ferdinand Hutahaean telah mualaf.

Pasalnya, Mustofa mengaku pernah melihat Ferdinand Hutahaean menunaikan salat.

 

Mustofa menyaksikan Ferdinand Hutahaean menunaikan salat saat menghadiri kampanye akbar Prabowo-Sandiaga pada 7 April 2019 silam.

Saat itu, mereka menunaikan salat berjamaah bersama sejmymlah tokoh yang menghadiri kampanye akbar itu.

Salah satunya adalah Ferdinand yang kala itu adalah salah satu Jubir Prabowo-Sandiaga.

Akan tetapi, cara salat Ferdinand disebut Mustofa salah.

“FH ikut (salat) di sana, tetapi salah tata cara salatnya,” kata Mustofa kepada JPNN.com (jaringan PojokSatu.id), Sabtu (8/1/2022).

eks politikus PAN ini mengetahui persis kejadian tersebut lantaran ia berada di sisi kanan Ferdinan

Keduanya saat salat subuh berjemaah sama-sama berada di saf pertama.

Menurut Mustofa, saat takbiratulihram terjadi kesalahan saat Ferdinand menjalankan salat.

Seharusnya, posisi tangan kanan bersedekap menutup tangan kiri, tetapi posisi tangan Ferdinand terbalik.

“Tangan kanan ada di dalam, lalu ditutup tangan kirinya posisi luar,” beber Mustofa.

Mengetahui hal itu, kata Mustofa, seorang jurnalis yang ikut melaksanakan salat berjemaah sempat membantu membenarkan posisi tangan Ferdinand.

Pria yang pernah mencalonkan sebagai anggota DPR pada Pemilu 2014 dan 2019 itu menegaskan dalam pemahaman umat Islam, tidak ada perbedaan pendapat atau khilafiah mengenai cara bersedekap dalam gerakan salat.

“Semua juga tahu, salat pascatakbiratulihram itu, tangan kanan memegang tangan kiri. Ini sangat dasar sekali,” tandasnya

Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean menegaskan bahwa dirinya sudah mualaf sejak 2017 silam.

 

Ia menyatakan mengucapkan kalimat syahadat dengan dibimbing KH Ali Yafie.

Sedangkan saksinya adalah adik almarhum KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Lily Wahid dan sejumlah orang lainnya.

Karena itu, tidak mungkin dirinya berniat untuk menghina agama yang kini sudah dianutnya itu.

Meski begitu, Ferdinand Hutahaean menyampaikan permohonan maaf atas cuitan yang sudah ia buat.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada saudara-saudara saya muslim apabila tersinggung ataupun tersakiti dengan tulisan,” ucapnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here