Sebut Staf Ahli Kemenkominfo Tak Konsisten Soal SARA, Politisi Demokrat: Masa Profesor Nga Konsisten Begini

321
Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana

Politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana menyebut Henri Subiakto yang juga Staf Ahli Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) tak konsisten mengenai SARA.

Hal itu diprotes Cipta Panca Laksana menanggapi dua cuitan Henri Subiakto yang dianggapnya saling berlawanan.

Melalui akunnya #RepublikDagelan@panca66 langsung melontarkan pernyataannya,

“Masa profesor nga konsisten begini sih?” cuitan Cipta Panca Laksana pada 7 Januari 2022.

Dalam cuitan lamanya Henri Subiakto memaparkan beda antara kritik, fitnah dan ujaran kebencian berdasarkan SARA.

“Kritik adalah hak, bhkn dpt pembelaan negara hingga pemberian amnesti, tp kalau provokasi kebencian SARA dan fitnah itu mmg pidana. Bukan kritik, itu kejahatan yg dilarang,” cuitan Henri Subiakto pada 10 Oktober 2021.

Sedangkan pada cuitan 6 Januari 2022 Henri Subiakto menyebut bicara dan berpendapat tentang SARA itu bukan pidana sekalipun pendapat itu berbeda dengan keyakinan orang banyak.

“Itu hak yg dijamin UUD. Yg dilarang hukum itu MENGAJAK membenci atau memusuhi orang krn berbeda SARA. Menyebar Kabar Bohong agar terjadi Keonaran SARA, itu yg diancam pidana,” cuitan Henri Subiakto pada 6 Januari 2022.

Cuitan terakhir Henri Subiakto menanggapi kasus cuitan yang sedang dialami Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand Hutahaean dilaporkan ke Polisi karena cuitannya yang diduga mengandung unsur SARA serta berpotensi menimbulkan perpecahan dan keonaran. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here