Sebut Ada Menteri Minta Setoran, Nicho Silalahi: Jika Tidak Melaporkan Si Menteri, Diduga Pak Mahfud Sedang Bersekongkol!

313
Mahfud MD

Pernyataan Menko Polhukam, Mahfud MD yang menyebutkan ada menteri yang minta setoran dari dirjen hingga Rp 40 miliar, mendapat tanggapan keras dari pegiat media sosial, Nicho Silalahi.

Nicho bahkan menegaskan jika dalam waktu tiga kali dua puluh empat jam (3 hari) Mahfud tidak melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib, maka patut diduga juga ikut bersekongkol pada tindak pidana pemerasan dan gratifikasi.

“Jika dalam waktu 3 X 24 jam pak @mohmahfudmd tidak melaporkan si Menteri yang minta setoran sebesar 40 M pada dirjennya, maka patut kita duga @mohmahfud sedang melakukan persekongkolan pada tindak pidana pemerasan dan gratifikasi,” cuit Nicho melalui akun Twitternya pada Kamis 13 Januari 2022.

 

Sebelumnya, Nicho sempat menyatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi sudah dapat melakukan panggilan terhadap Mahfud MD terkait pernyataannya ada menteri yang meminta setoran kepada Dirjen hingga Rp 40 miliar.

Jika apa yang dinyatakan Mahfud MD tidak dibuktikan, menurut Nicho, maka apa yang dikatakan Mahfud dapat dikategorikan sebagai berita bohong.

“Nah @KPK_RI udah bisa kalian panggil pak @mohmahfudmd untuk segera menggarap itu mentri yang minta setoran 40 M.”

“Jika pak @mohmahfud ga bisa membuktikan ucapannya maka silahkan digarap sebagai penyebar berita bohon. Ia gak sih?” tuturnya.

Sebelumnya, menurut penuturan Mahfud, ada seorang dirjen pada salah satu kementerian pernah mendatanginya untuk melaporkan adanya menteri yang meminta setoran.

 

Dirjen tersebut, menurut Mahfud, diminta untuk mencarikan uang dari proyek perizinan yang ia kerjakan untuk disetor ke pimpinannya. Uang itu akan masuk ke kantong pribadi sang menteri.

Namun, Mahfud enggan mengungkap sosok dirjen dan pimpinan itu. Dia hanya memastikan, dirjen tersebut kini sudah mundur dari jabatannya.

“Kan ada yang sampai ditangkap, ada dirjen kan katanya ini setoran untuk menteri. Bahkan ada seorang dirjen mundur dari satu kementerian,” ujar Mahfud.

Sumber Berita / Arttikel Asli : terkini.

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here