Sandiaga Uno Cuit Bantuan Pariwisata Rp 2,4 Triliun Cair, Netizen: Semoga Tidak Prank Seperti Akidi Tio

440

Kicauan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno tentang pencairan bantuan pariwisata Rp 2,4 triliun jadi sasaran olok-olok warganet. Itu menyusul ramainya keluarga Akidi Tio yang memberikan sumbangan Rp 2 triliun tak kunjung cair.

Tak sedikit warganet yang membalas kicauan Sandiaga Uno yang berjanji segera menyalurkan bantuan pariwisata Rp 2,4 triliun dikaitkan dengan polemik kasus sumbangan Akidi Tio.

Kali ini bantuan 2 T nya real yaaah Pak Menteri. Apresiasi..,” tulis netizen dengan nama akun Hilmihilmansyah di twitter membalas cuitan Sandiaga Uno, Selasa 3 Agustus 2021.

 

Semoga tidak prank seperti akidi tio + mukidi,” kata Z4nR4m, netizen lainnya.

Seperti diketahui Sandiaga Uno di akun twitter-nya sandiuno mencuit dan membagikan tangkapan layar berita tetang dirinya segera menyaluran bantuan pariwisata Rp 2,4 triliun.

DANA BANTUAN PARIWISATA sebesar Rp 2,4 triliun cair! Kita percepat penyalurannya untuk MENYELAMATKAN USAHA dan LAPANGAN KERJA di sektor pariwisata yang memiliki dampak besar ke berbagai sektor lainnya. Kami pastikan TEPAT SASARAN dan TEPAT MANFAAT,” tulis Sandiaga Uno.

 

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengatakan dana bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebesar Rp 2,4 triliun sudah cair.

Pihaknya pun akan mempercepat penyaluran kepada pelaku usaha pariwisata agar mereka segera bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

“Mengenai bantuan pemulihan ekonomi nasional, anggaran Rp 2,4 triliun sudah diberikan,” ucap Sandiaga Uno dalam konferensi pers virtual, Senin 2 Agustus 2021.

Sandiaga juga berjanji akan menyederhanakan proses birokrasi agar permasalahan pencairan anggaran bersama Kementerian Keuangan segera teratasi.

Dia menambahkan proses pencairan sempat terhambat karena mengalami stagnasi diskusi bersama Kementerian Keuangan.

Sandiaga mengatakan dana bantuan Rp 2,4 triliun rencananya akan digunakan untuk enam program.

Enam program itu antara lain Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), Bangga Buatan Indonesia (BBI), sertifikasi CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, Environmental Sustainability) bagi para pelaku usaha pariwisata.

Kemudian pemulihan ekonomi nasional (PEN) film, dukungan akomodasi hotel bagi tenaga kesehatan, dan Bantuan Pemerintah untuk Usaha Pemerintah (BPUP).***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here