Said Didu Soroti Menag yang Bela Ferdinand Hutahaean, Netizen: Tidak Penting, Penjarakan Orang Ini

306
Said Didu

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, sangat mungkin Ferdinand Hutahaean mualaf, tetapi belum paham Islam.

Oleh karena itu, Yaqut Cholil membela Ferdinand Hutahaean dengan meminta masyarakat tidak buru-buru menghakimi.

Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Muhammad Said Didu, ikut menyoroti kasus Ferdinand Hutahaean yang mengatakan “Allahmu lemah’ dan viral beberapa hari terakhir dan dibela Menag.

Menurut Said Didu, memang cuitan Ferdinand Hutahaean lebih menunjukkan moralitasnya. Banyak pihak yang diserang.

Ikuti Survey Repelita : 

Siapakah Presiden 2024 Pilihan Anda?

“Dari tweet beliau selama ini yang kadang sangat provokatif dan menyerang siapa saja yang berbeda, sepertinya tidak terkait dengan agama yang dianut, tapi lebih terkait dengan moralitas yang bersangkutan,” ujar Said Didu sebagaimana dikutip SeputarTangsel.Com dari akun Twitter @msaid_didu, Jumat malam 7 Januari 2022.

“Banyak sekali pihak yang pernah diserang secara kasar oleh beliau,” sambung Said Didu.

Netizen setuju dengan pernyataan Said Didu. Namun menurut mereka, Ferdinand Hutahaean tidak sepatutnya dibela. Dia tetap harus dipenjara.

“Nggak paham itu bukan lantas melecehkan. Justru yang nggak paham harusnya hati-hati. Nggak paham kok menyerang sana-sini,” ucap akun @Has_has81.

“Mualaf/bukan mualaf nggak pentng. SATU YANG PASTi, manusia bernama Ferdinand ini sudah MENISTA AGAMA. Penjarakan orang ini sebagai konsekuensi dan pelajaran atau kita mau Indonesia menjadi bar-bar, karena sudah tidak ada hukum lagi. Berlaku hukum jalanan saja,” kata akun @TheUncleDee.

Beberapa netizen menilai, Yaqut Cholil yang membela Ferdinand Hutahaean memang sepemahaman dan teman dengannya. Salah satunya, akun @AriefFudin yang menyebut keduanya satu gerbong.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 72 = 76