Rocky Gerung Nyatakan Siap Jadi Calon Presiden, Refly Harun: Sindiran untuk Para Elit Politik

188
Rocky Gerung.

Ahli hukum tata negara Refly Harun menanggapi pernyataan dari pengamat politik Rocky Gerung yang menyatakan dia siap mengajukan diri jadi calon presiden, asalkan presidential threshold sebesar 0 persen.

Diketahui bahwa Rocky Gerung sempat menyatakan hal tersebut dalam salah satu diskusi yang bertemakan Etika dan Kebijakan Publik yang diselenggarakan LSM Gebrak Batam.

Selanjutnya, Rosky Gerung juga mengungkapkan jika presidential threshold atau ambang batas perolehan kursi parpol bisa sebesar 0 persen, maka peluang menemukan pemimpin alternatif akan terbuka bagi masyarakat.

 

Lebin lanjut dia juga sempat menilai bahwa Pemilihan Umum 2024 nanti akan menjadi pertarungan para oligarki menarik politisi agar dapat dijadikan hewan ternak.

Hal tersebut terlihat dari adanya presidential threshold sebesar 20 persen, diistilahkannya hanya mereka yang punya tiket partai politik yang dapat diternakkan.

 

Menanggapi hal tersebut, Refly Harun mengungkapkan alasannya mengangkat berita itu bukan untuk main-main.

“Tapi ini adalah sebuah satir, sebuah sindiran. Orang seperti Rocky pastilah tidak bermimpi, berniat, atau katakanlah ingin jadi presiden,” katanya pada Jumat, 12 November 2021.

“Tetapi perjuangan pro demokrasi kadang-kadang membutuhkan sebuah dorongan-dorongan atau pernyataan-pernyataan yang memang seperti ini,” lanjut Refly.

 

Dia menyampaikan bahwa sebagaimana diketahui, jika tidak diternak oleh partai politik, disokong oligarki, maka secara teoritis tak mungkin mengajukan diri.

“Kenapa begitu? Karena ada pagar tinggi yang namanya presidential threshold,” ucapnya.

Selanjutnya dijelaskan bahwa pagar tersebut hanya memungkinkan mereka yang mampu membeli atau diternak partai politik atau dicukong para cukong taipan, yang bisa mencalonkan diri sebagai calon presiden dan wakilnya.

Oleh karena itu,  Refly Harun menegaskan bahwa perjuangan demokratis harus sesegera mungkin membuang presidential threshold. Pasalnya, hal tersebut dibutuhkan agar rakyat dapat melihat calon-calon yang lebih variatif, tidak dikendalikan oligarki, atau disetir partai politik.

“Jadi kalau nol persen maka sesungguhnya semua partai politik punya hak untuk mengajukan calon,” tuturnya, dilansir dari Sindonews.

Jadi, kedepannya, partai politik mampu memiliki bargaining position dan bisa memiliki kesempatan untuk mencari calon yang terbaik.

“Ya memang nggak mungkin  Rocky Gerung mencalonkan diri,  tapi ini kan sebuah satir atau sindiran kepada elit partai politik, bahwa mau jadi calon presiden aja kok repot,” ungkap Refly Harun.

Sumber Berita / Artikel / Asli : terkini.

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here