Rocky Gerung Curiga Profesor Singapura yang Puji Jokowi Jenius adalah Buzzer Luar Negeri

511

Pengamat Politik Rocky Gerung buka suara soal seorang profesor dari Singapura, yakni Kishore Mahbubani, yang puji Presiden RI Joko Widodo (Jokowijenius.

Rocky Gerung menaruh curiga jika profesor tersebut adalah seorang buzzer luar negeri yang digaji oleh istana.

Sebab, ia menilai jika Indonesia sudah tak punya berita dalam negeri yang baik, sehingga harus menggaji orang luar untuk mempromosikannya.

“Jadi saya bacanya ini orang sebetulnya semacam lembaga survei dari luar yang digaji istana untuk promosikan berita baik,” ujar Rocky dikutip Isu Bogor dari kanal YouTube-nya, Jumat, 8 Oktober 2021.

“Karena gak ada lagi berita baik dari dalam negeri, karena itu musti gaji orang luar negeri untuk memberitahu ada berita baik, yang Jokowi jenius itu,” sambungnya.

Lebih lanjut, Rocky Gerung pun menilai bahwasanya Profesor Mahbubani tidaklah jenius, sebab ia telah gagal menunjukkan fundamental dari analisisnya, yang mana hanya bermodalkan wawancara.

“Yang gak jenius adalah si profesor ini karena gagal untuk memperlihatkan fundamental dari analisisnya,” tutur Rocky.

“Orang anggapnya ini orang gajian atau buzzer yang memang ditaro di Singapura,” lajutnya.

Seharusnya, kata dia, sebagai seorang analis dari National University of Singapore (NUS), Mahbubani lakukan riset dengan mengambil tolak ukur penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Autralia dan Amerika Serikat.

Sebab, jelas Rocky, riset dari Australia dan Amerika memperlihatkan jika Jokowi gagal dalam segala hal.

“Mustinya sebagai analis dari NUS ini lakukan riset dengan perbandingan apa yang diriset di Australia dan Amerika,” ujar Rocky Gerung.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

30 − 29 =