Rocky Gerung Bongkar Kelompok Kepentingan yang Disebut Megawati Cari Untung Saat Pandemi: Ada Tiga Pejabat

420
Rocky Gerung

Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri menyebut ada kelompok-kelompok yang memanfaatkan pandemi Covid-19.

Menurut Megawati, ada kelompok politik yang mencoba memancing di air keruh. Kelompok itu disebut menggunakan pandemi Covid-19 untuk mendiskreditkan pemerintah.

Bahkan, Megawati menyebut ada kelompok kepentingan yang bertindak mencari keuntungan materi atas nama pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan Megawati saat memberikan sambutan dalam acara HUT ke-49 PDIP yang ditayangkan secara daring di kanal YouTube PDI Perjuangan pada Senin, 10 Januari 2022.

“Di luar hal itu, ada juga suatu kelompok kepentingan yang bertindak bagaikan benalu yang menginduk pada inangnya. Atas nama pandemi, mereka masih saja mencari keuntungan materi,” kata Megawati.

Pernyataan Megawati soal ada kelompok mencari keuntungan itu turut ditanggapi oleh Pengamat Politik, Rocky Gerung.

Rocky Gerung menganalisis ada tiga pejabat yang bertanggung jawab mengenai sosok kelompok pencari keuntungan di tengah pandemi Covid-19 tersebut.

Menurut Rocky Gerung, tiga pejabat tersebut adalah Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menko Perekonomian sekaligus Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Hal itu diungkapkan oleh Rocky Gerung dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Rocky Gerung Official pada Selasa, 11 Januari 2022.

“Sebab cuma ada tiga pejabat yang bertanggung jawab di situ, satu adalah Pak Luhut, satu adalah Pak Erick Thohir, satu adalah Ketua Golkar,” ungkap Rocky Gerung.

Dia mengatakan tiga pejabat tersebut pernah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga terlibat dalam bisnis PCR.

Menurutnya, pesan Megawati soal ada kelompok yang mencari keuntungan materi di tengah pandemi Covid-19 tersebut ditujukan kepada KPK dan pihak kepolisian agar secepatnya menindaklanjuti skandal bisnis PCR.

“Jadi, Ibu Mega sebenarnya mendorong KPK agar percepat dong dan polisi soal skandal PCR ini, karena tidak ada orang lain yang dimaksud Ibu Mega selain Golkar, Erick Thohir, dan Pak Luhut,” pungkasnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli: Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here