Refly Harun Sebut Ada 3 Tokoh di Kabinet Jokowi yang Tidak Disukai Megawati

720
Refly Harun Ungkap Ada 3 Tokoh di Kabinet Jokowi yang Tidak Disukai Megawati /Tangkap layar YouTube Refly Harun

Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun menyebut ada tiga tokoh di Kabinet Jokowi yang tidak disukai oleh Megawati Soekarnoputri yang merupakan Ketua Umum PDIP di masa awal pemerintahan Presiden Jokowi.

Ketiga tokoh tersebut di antaranya Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri BUMN 2014-2019 Rini Soemarno, dan Sekretaris Kabinet 2014-2015 Andi WIdjajanto.

“Memang sudah menjadi rahasia umum Luhut Binsar Pandjatian bukanlah tokoh yang sejalan atau cocok dengan Megawati Soekarno putri,” katanya dikutip dari YouTube Refly Harun Senin, 9 Agustus 2021.

Refly menerangkan, awalnya Luhut tidak masuk kabinet Jokwoi, yang masuk kabinet adalah Andi Widjajanto sebagai Sekretaris Kabinet dan Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN.

“Tetapi setelah dia (Luhut) masuk awal tahun 2015, dia menjadi Kepala staf presiden dan di situlah luhut memainkan peranan luar biasa,” tutur Refly Harun.

Kendati telah menjadi KSP, Refly menyebut tetap ada upaya untuk menggeser Luhut. Kemudian Luhut pun digeser menjadi Menkopolhukam.

 

“Tidak lama menjadi Menkopolhukam digeser lagi ke Menko Maritim dan Investasui yang rupanya leih passionnya ke sana,” kata Refly.

Menurut dia, seorang Luhut sudah menjadi seorang businessman ketimbang prajurit.

“Karena dunia keprajuritan sudah ditinggal lama sementara dunia sebagai seorang businessman sudah dilakoni sejak lama dan sekarang masih eksis, karena itu passionnya lebih di maritim dan investasi,” ujar dia.

 

“Nah, maka yang terjadi adalah peran luhut Binsar Padnjatan makin lama makin kuat,” sambungnya.

Refly menyebut Luht berada di jabatan strategis, mulai dari KSP ke Menkopolhukam hingga Menko Marves. Luhut dianggap kepercayaan Jokowi.

“Dan ini konon tidak membuat Mega senang, karena di awal hubungannya tidak baik-baik saja,” ungkapnya.

“Dan kita tahu bahwa dua tidak dipake lagi oleh Jokowi yaitu Andi Widjajanto dan Rini Soemarno, tapi Luhut Binsar Pandjaitan menjadi orang kepercayaan yang terus menerus tidak hanya dipakai, tapi juga diberikan kepercayaan tangan kanan,’ pungkasnya. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here