Refly Harun: Paling Enak Mengkritik Anies Baswedan

394
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Ist

JAKARTA – Kritik adalah sarana berdialektika yang menjadi bagian tak terpisahkan dari demokrasi. Tetapi sayangnya tak semua orang, terutama para pejabat bisa memahami hal ini. Karena itu, menurut Refly Harun yang paling enak adalah mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan .

Pernyataan itu disampaikan Refly merespons kritik Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha terhadap Anies. Dalam sebuah video di twitter PSI yang dikutip media massa, Giring meminta masyarakat tidak terbuai agar Indonesia tidak jatuh ke tangan Anies Baswedan yang disebutnya sebagai pembohong.

Menurut Giring, Anies pura-pra peduli dengan warganya yang menderita akibat pandemi Covid-19. Tetapi di saat yang bersamaan Anies justru menghamburkan uang program balap formula.

”Pokoknya paling enak memang mengkritik Anies Baswedan. Kenapa? Biasanya nggak membalas,” ujar Refly sembari tertawa dalam video youtube terbarunya, Selasa (21/9/2021) sore.

Refly membandingkan reaksi pejabat lain ketika dikritik. ”Kalau pemimpin yang lainnya nggak ngerti saya. Kalau diomongkan apa langsung tersinggung biasanya. Nah, justru kalau tersinggung itu malah benar (yang diomongkan) biasanya,” lanjut Refly.

Pakar hukum tata negara itu berpendapat, pernyataan Giring bahwa APBD DKI dibelanjakan Anies untuk kepentingan sebagai calon presiden 2024 adalah tuduhan serius. ”Ini tuduhan yang serius. Luar biasa. Kira-kira kalau nama Anies Baswedan diganti Jokowi kira-kira Giring setuju nggak ya?” tutur alumnus UGM ini.

Meskipun mengakui hak Giring menyampaikan kritik sebagai bagian dinamika demokrasi, Refly merasa aneh ketua umum partai politik berkelas nasional seperti Giring hanya berfokus mengkritik Anies yang notabene hanya gubernur DKI Jakarta. Seharusnya kritik untuk Anies cukup dilontarkan ketua PSI DKI Jakarta atau anggota DPRD DKI Jakarta dari PSI.

”Lho, kenapa kok tidak mengkritik presiden ya? Ketua umum itu counter part-nya presiden, jadi jangan rendahkan diri hanya untuk mengevaluasi seorang gubernur. Allahu akbar. Tapi it’s okay. Barangkali ini juga pembelajaran buat Giring, yang kalau kita mau jujur pengalaman politiknya baru dua tiga tahun,” katanya.

Sumber Berita / Artikel Asli : SINDONews

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here