Rambut Gibran Jadi Putih, Kode Dampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024?

595

JAKARTA — Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, membuat heboh media sosial Instagram, Senin 9 Agustus 2021.

Rambut Gibran berubah menjadi putih di foto profil akun Instagram @gibran_rakabuming. Banyak warganet yang menganggap perubahan foto profil itu kode Gibran Rakabuming dampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Selain akun Instagram Gibran Rakabuming, terdapat akun medsos pribadi Gibran lainnya juga nampak foto profinya bersama Ganjar Pranowo.

Gubernur Ganjar Pranowo, beberapa bulan terakhir ini telah digadang gadang akan mencalonkan sebagai Presiden di Pilpres 2024 mendatang.

Ganjar memang memiliki ciri khas rambut warna putih. Namun, saat dimintai keterangan mengenai foto profil terkait dukungan dampingin Ganjar, Gibran menjawab biasa saja.

“Opo to, Ora yo (tidak ada kode itu-red),” ungkap Gibran, Senin 9 Agustus 2021.

Dilansir dari Ayosemarang.com, putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengaku tak ada kode maupun hubungan dengan duet 2024 mendatang. “Enggak ada,” jelasnya pada.

Namun Gibran enggan memberikan alasan sebenarnya mengenai foto profilnya yang diganti warna rambut putih dan menyebut agenda Pilpres masih cukup jauh.

“Dukungan apa to, Pilpres e ijik suwe (dukungan apa, Pilresnya kan masih lama),” tegas Gibran.

Survei New Indonesia Research & Consulting melakukan survei elektbabilitas calon presiden. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ada pada posisi pertama, diikuti oleh Menhan Prabowo Subianto.

Survei New Indonesia Research & Consulting dilakukan pada 21 hingga 30 Juli 2021 dengan sambungan telepon kepada 1.200 orang responden yang dipilih secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019, dengan “margin of error” sekitar 2,89 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Seperti dilansir Antara, Minggu (8/8/2021) Direktur Eksekutif New Indonesia Research & Consulting Andreas Nuryono mengatakan posisi pertama pada survei ini ditempati oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sedangkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersaing ketat pada urutan kedua dan ketiga.

Menurut Andreas, dengan makin kuatnya elektabilitas Ganjar sebagai calon presiden, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang masih bersikukuh mengusung Puan, sebaiknya mempertimbangkan kembali calon yang nantinya diusung pada Pemilihan Presiden 2024.

Untuk diketahui, pada Juni 2020, berdasarkan hasil survei, Prabowo Subianto masih unggul dan berada di urutan pertama, namun disalip Ganjar Pranowo pada Oktober 2020. Saat ini elektabilitas Prabowo sebesar 16,7%, terpaut tipis dari Ridwan Kamil 16,1%.

Selain itu, survei New Indonesia juga memaparkan tokoh papan tengah yang berpotensi menjadi presiden pada pemilihan selanjutnya. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperoleh elektabilitas 6,0 persen.

Serta ditempel ketat AHY sebesar 5,8%. Selanjutnya diikuti oleh Sandiaga Uno 5,2%, Tri Rismaharini 4,7%, dan Erick Thohir 4,5%. Kemudian, Giring Ganesha memperoleh elektabilitas 2,6%, dan Khofifah Indar Parawansa 2,1%.

Moeldoko mengikuti dengan perolehan 1,1%, dan Mahfud MD 1,0%. Nama-nama lainnya masih di bawah satu persen, dan tidak tahu atau tidak menjawab 10,2%.

Hasil survei New Indonesia Research & Consulting menunjukkan ada peningkatan elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY, Puan Maharani dan Airlangga Hartarto.

Akan tetapi kenaikan signifikan paling banyak dialami oleh AHY.

“Di tengah perang baliho politisi, elektabilitas Puan Maharani dan Airlangga masih jauh tertinggal, justru AHY yang paling berkibar,” kata Andreas Nuryono.

Tren kenaikan elektabilitas AHY ditunjukkan sejak survei dilakukan pada Mei 2021. Awalnya, elektabilitas AHY hanya sekitar dua persen. Namun, angka itu naik menjadi lima persen.

Sementara, Puan Maharani naik sedikit dari angka 1,1% menjadi 1,4%. Demikian pula dengan Airlangga Hartarto Ketua Umum Partai Golkar dengan elektabilitas 1,3%. (genpi)

Sumber Berita / Artikel Asli : FAJAR

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here