Ramai Tagar #TernyataPartaiKorupsi di Twitter, Ali Syarief Singgung PSI: Masih Balita Sudah Nakal Ya

694
Ali Syarief Pertanyakan Jokowi Soal Kenaikan Harta Pejabat yang Kontras dengan Nasib Rakyat. /Tangkapan Layar Ali Syarief-Cross Culture Institute

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tengah menjadi sorotan masyarakat usai melaporkan salah satu kadernya yang diduga melakukan korupsi bantuan politik (banpol).

Sebelum laporan korupsi banpol, PSI melaporkan atas dugaan kasus pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Surabaya.

Tak lama berselang, DPD PSI Surabaya dilaporkan kembali oleh kadernya sendiri, Dino Wijaya atas dugaan tindak pidana korupsi bantuan politik (banpol).

Pengacara Dino Wijaya, Feldo Keppy mengatakan, dugaan korupsi tersebut masih satu rangkaian dengan pemalsuan tanda tangan yang sudah lebih dahulu diproses.

Kasus ini juga ramai di jagat media sosial terutama Twitter. Sehari lalu muncul tagar #TernyataPartaiKorupsi yang diduga menyindir PSI.

Kasus ini kemudian mendapat perhatian banyak pihak salah satunya akademisi Cross Culture Institute, Ali Syarief.

Ia menyinggung PSI sebagai partai yang masih baru tetapi sudah tersandung kasus korupsi.

Hal itu disampaikan Ali melalui cuitan di akun Twitternya @alisyarief, Kamis 7 Oktober 2021.

“Masih BALITA sdh nakal ya PSI; Setlah dilaporkan Pamalsuan Tanda Tangan juga Dilaporkan Korupsi BANPOL,” cuitnya dikutip Galamedia, Kamis 7 Oktober 2021.

Selain Ali, warganet juga ikut menulis cuitan terkait dengan tagar Ternyata Partai Korupsi.

“Kupikir beda. Ternyata sama saja!! Sama-sama menyemplungkan diri merampok dui rakyat,” cuit salah satu warganet.

“Kasus yang bikin jelek nama Partai, ” cuit lainnya.

“Sikaat pelaku korupsi apapun partainya,” cuit netizen lainnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

82 − 76 =