Ramai Tagar ‘Bubarkan MUI’, Shamsi Ali Beri Pembelaan: MUI Bukan Sekadar Produsen Fatwa

297
Imam Islamic Centre New York, Shamsi Ali

Beberapa hari ke belakang, seruan dukungan terhadap MUI mencuat usai munculnya tagar “Bubarkan MUI” di media sosial.

Dengan ramainya tagar “Bubarkan MUI” itu, tak sedikit pihak yang sontak menolak pembubaran tersebut.

Salah satu yang merespons atas tagar “Bubarkan MUI” ini adalah Imam Besar Islamic Center of New York, Muhammad Shamsi Ali.

Syamsi Ali berpendapat bahwa MUI bukan sekadar sebuah produsen fatwa, terlepas dari segala kekurangannya.

Tapi simbol kebersamaan ulama Indonesia dgn semua latar belakangnya,” ucap Syamsi Ali sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari Twitter @ShamsiAli2.

Lebih lanjut, Syamsi Ali pun menyebut sejumlah Ormas yang ada antara lain seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Ada NU, Muhammadiyah, Al-Irsyad, Persis, dll,” ujar Shamsi Ali menjelaskan.

Lantas, Syamsi Ali menilai seruan “Bubarkan MUI” tersebut adalah bagian dari karakter pihak-pihak tertentu yang anti terhadap Islam.

Seruan membubarkan MUI itu bagian dari karakter mrk yg anti Islam/Umat, no surprise!” tutur Syamsi Ali mengakhiri cuitannya.

Cuitan Syamsi Ali yang merespons soal seruan 'Bubarkan MUI'.
Cuitan Syamsi Ali yang merespons soal seruan ‘Bubarkan MUI’. Tangkap layar Twitter.com/@ShamsiAli2.

Seperti diketahui sebelumnya, tagar “Bubarkan MUI” muncul usai Densus 88 menangkap salah seorang pengurus MUI, Zain An-Najah terkait dugaan terorisme.

Sebagai informasi, Zain An-Najah sendiri kini telah dinonaktifkan dari anggota Komisi Fatwa MUI setelah ditangkap Densus 88 beberapa waktu lalu.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

26 − 18 =