Ragukan Sumbangan Rp2 T Akidi Tio, Susi Pudjiastuti: Jika Tidak Benar Ada Klarifikasi Keluarga dan Kapolda

325
Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti,

Kabar heboh pengusaha Akidi Tio asal Sumatera Selatan yang menyumbang Rp2 T untuk penanganan Covid-19 kini seperti membuyar.

Sejak Hamid Awaludin, mantan Menteri Hukum dan HAM  era SBY menuliskannya di sebuah media nasional.

Dalam tulisan tersebut Hamid Awaludin menuliskan beberapa kejadian yang sama pernah dialami negara ini.

Janji sumbangan pengusaha yang sudah digembar-gemborkan  media ternyata tak terealisasi.

Bahkan Hamid menyebutnya sebagai pelecehan akal sehat para pejabat.

Susi Pudjiastuti, pengusaha yang juga mantan menteri KKP melalui akun media sosial twitter @susipudjiastuti menceritakan apresiasinya dan respek ketika ada kabar tersebut. Angka sumbangan yang fantastis.

Dalam cuitannya Susi Pudjiastuti mengungkapkan apresiasi dan respek atas donasi 2T yang sangat dibutuhkan negara dan rakyat Indonesia pada masa pandemi ini.

Tetapi sejak keluarnya pernyataan Hamid AwaludinSusi Pudjiastuti pun terlihat agak ragu, meski sumber berita tersebut dari Kapolda Sumsel.

“Bbrapa hari lalu sy apresiasi & respek atas donasi Rp 2T, angka fantastis yg sulit untk dipercaya, tp media ramai memberitakan krn sumber dr keluarga & kapolda, bila akhirnya tidak benar sebaiknya ada klarifikasi dr keluarga & kapolda,” usul Susi Pudjiastuti pada 2 Agustus 2021.

Sudi berharap kabar sumbangan 2T bukan hanya sekadar janji, tetapi benar-benar terealisasi.

Meski tetap berharap sumbangan tersebut, Susi mengusulkan media memberikan laporan investigasi dan klarifikasi.

“Kita semua tentu tetap berharap Rp 2T ini benar benar terjadi .. bila tidak media seharusnya juga memberikan laporan investigasinya & klarifikasinya,” tuntut Susi Pudjiastuti.

Kabar pemberian sumbangan Rp2 triliun dari Pengusaha Akidi Tio diunggah melalui akun media sosial Facebook Humas Polda Sumsel pada Senin 26 Juli 2021.

Bahkan dalam penyerahannya, disebutkan juga disaksikan oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Danrem 004 Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, dan juga Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here