Publik bongkar borok Anies soal uang mencapai Rp437 M: KPK takut Anies!

487
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Ist

Publik membongkar sejumlah kasus ganjal yang disebut-sebut menimpa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal uang kelebihan bayar mencapai Rp437 miliar.

Salah satu warganet yang mengunggah kasus Anies ini ialah akun jejaring media sosial Twitter @AnakLolina2.

Melalui kicauannya dia mempertanyakan peran dari lembaga anti korupsi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang dianggap tak berani memanggil ataupun memeriksa Anies.

Padahal biasanya, kata dia, banyak pihak atau lembaga yang membuat gemar membuat gaduh dengan membesar-besarkan kasus kecil.

Namun anehnya soal kasus Anies yang satu ini tampaknya sejumlah lembaga, diantaranya KPK dan Indonesia Corruption Watch (ICW) justru memilih bungkam.

Oleh sebabnya dia pun menilai bahwa KPK takut dengan sosok Anies.

Sampai sekarang apa ada yng dengar KPK akan manggil Anies untuk diperiksa? Serius tanya. Biasanya LSM suka gaduh dan membesarkan masalah meski kecil, lha ini begitu besar pada bungkam. #KPKTakutAnies,” tulisnya dikutip Hops pada Selasa, 10 Agustus 2021.

“Mana suara ICW? Memang LSM kaleng-kaleng,” sambungnya dalam narasi pada gambar yang diunggah.

Kemudian dalam narasi lainnya dia membagikan sejumlah kasus kelebihan bayar yang dilakukan oleh Anies dan mencapai ratusan miliar rupiah.

Di antaranya soal kelebihan bayar pengadaan damkar, PLTS sekolah, Transjakarta, proyek limbah, pengadaan rapidtest, pengadaan masker, KJP Plus, gaji pegawai, biaya jaringan internet, hingga pengadaan elevator RSUD.

Adapun dalam narasai itu total kelebihan bayarnya mencapai Rp437,45 miliar, itupun yang ketahuan.

“Kelebihan bayar oleh Anies yang sudah ketahuan hingga 6 Agustus 2021 total 437,45 miliar. Ini yang ketahuan, yang tidak ketahuan mungkin masih banyak lagi,” ungkap narasi tersebut.

Kendati demikian tak diketahui lebih lanjut soal narasi tersebut.

Publik bongkar borok Anies soal uang mencapai Rp437 M. Foto: Twitter
Publik bongkar borok Anies soal uang mencapai Rp437 M. Foto: Twitter

Mendapat tanggapan dari warganet

Namun yang pasti unggahan itu mendapat berbagai komentar dari warganet lain.

Kalau lihat polanya, gelontoran fulus wan abud ke LSM dan kasih makan buzer sangat banyak. entah pakai uang sendiri, uang bohir atau ngenthit APBD,” balas akun Babar***.

KPK masuk angin,” kata akun Kakiang***.

Agenda Perioritas ke 2 dari GUBENUR WANLEBAY … YG SUDAH STOR HAMPIR 1T , DI THN 2022 …. kepala daerah lain bahu membahu atasi pandemi dan pemulihan ekonomi … dia malah FOYA2 HAMBURKAN UANG RAKYAT,” imbuh akun Limfin***.

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here