Profesor Singapura yang Puji Jokowi Digaji Istana, Pengamat: Semacam Lembaga Survei untuk Promosikan Presiden

1929
Jokowi

Belum lama ini pengamat politik, Rocky Gerung turut buka suara perihal pujian yang diberikan Profesor Singapura, Kishore Mahbubani pada Presiden Jokowi.

Dalam pujiannya, profesor asal Singapura tersebut menyebut Jokowi genius lantaran berhasil mengatasi perpecahan.

Menanggapi hal tersebut, dalam hal ini Rocky Gerung justru mengomentari Kishore Mahbubani yang membandingkan Jokowi dengan Joe Biden.

Menurut Kishore, Joe Biden hingga saat ini belum berhasil mengatasi perpecahan usai Pilpres 2020 AS.

Sementara Jokowi, dinilai Kishore berhasil mengatasi perpecahan pilpres 2019, yang rivalnya bernama Prabowo Subianto yang kini menjadi Menteri Pertahanan.

Atas penilaian Khisore Mahbubani tersebut, Rocky Gerung justru menyinggung soal akibat dari bergabungnya Prabowo Subianto ke kabinet Jokowi.

Rocky Gerung lantas menilai bahwa profesor asal Singapura itu sama saja menganggap Jokowi genius, lantaran ingin menghalangi orang untuk mengkritik dia, dengan cara mengajaknya masuk ke pemerintahan.

“Dengan akibat tidak ada lagi orang yang mengontrol Jokowi. Jadi ini profesor menganggap bahwa genius karena menghalangi orang mengkritik dia,” ujarnya dilansir Galamedia dari saluran YouTube Rocky Gerung pada Jumat 8 Oktober 2021.

Tak berhenti disitu, Rocky Gerung lantas menyebut bahwa profesor yang memuji Jokowi ini seperti lembaga survei yang digaji oleh istana untuk mempromosikan berita baik tentang sang presiden.

Lebih jauh, pengamat politik tersebut juga mengungkapkan bahwa digajinya orang luar untuk memberitakan hal baik tentang Presiden RI ke-7 itu menandakan bahwa tak ada berita baik mengenai Jokowi di negara sendiri.

“Saya bacanya ini orang digaji sebetulnya, semacam lembaga survey dari luar yang digaji oleh istana untuk promosikan berita baik,” ujarnya.

“Mengapa? Karena tidak ada lagi berita baik dari dalam negeri. Karena itu mesti gaji orang luar negeri untuk memberitahu ada berita baik, yaitu Presiden Jokowi genius,” sambungnya.

Perlu diketahui, publik sempat dihebohkan dengan munculnya pujian terhadap Presiden Jokowi dari seorang profesor asal Singapura.

Profesor yang bernama Kishore Mahbubani itu menilai Jokowi sebagai sosok yang genius.

Hal ini lantaran, Jokowi dianggap bisa mengatasi dengan cepat terkait perpecahan politik usai digelarnya pilpres 2019.

Kishore lantas membandingkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

Menurutnya, Joe Biden saja sudah satu tahun menjabat presiden tetapi masih belum bisa mengatasi perpecahan yang terjadi akibat Pilpres 2020 di AS.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

50 + = 59