Presiden Jokowi Disebut Bikin Rakyat Indonesia Takut Bersuara, Netizen: Kasian Ya Mahasiswa Jaman Now

171
Jokowi

Belakangan ini banyak anggapan bahwa selama berkuasa, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat rakyat Indonesia menjadi takut untuk bersuara.

Hal itu diketahui contohnya saat ada seorang warga yang dikabarkan mengangkat sebuah spanduk dengan maksud ingin dinormalkan harga jagung.

Namun tak lama, sosok warga tersebut langsung diringkus oleh pihak berwajib, untungnya dibebaskan kembali.

Tak hanya itu saja, contoh yang pernah ramai pada masanya yakni penghapusan mural diduga bertuliskan ‘Jokowi 404 not found’.

Menanggapi hal tersebut, Aktivis media sosial Ferdinand Hutahaean mengomentari hipotesis bahwa Presiden Jokowi membuat rakyat Indonesia takut untuk berbicara.

Ferdinand Hutahaean menganggap itu hanya kampanye opini publik yang sederhana. Apalagi buktinya, kata dia, di era Jokowi saat ini banyak pihak yang menyuarakan aspirasinya.

Sekalipun bebas, pendapat yang diungkapkan tampak nyata tanpa adab dan penuh hinaan.

“Halahhh bohong aja opini mu c**. Buktinya era sekarang ini paling bebas bersuara bahkan memaki Presiden. Semua bebas bahkan tanpa etika. Caci maki disebut kritik, hinaan disebut bagian dari kebebasan berpendapat. Mending pikirin punggung org tuamu dek, pegal nyekolahin kamu..!!,” tulis Ferdinand Hutahaean.

Cuitan Ferdinand Hutahaean soal itu langsung menuai beragam komentar dari netizen.

Presiden Jokowi Disebut Bikin Rakyat Indonesia Jadi Takut Bersuara, Netizen: Kasian Ya Mahasiswa Jaman Now
Presiden Jokowi Disebut Bikin Rakyat Indonesia Jadi Takut Bersuara, Netizen: Kasian Ya Mahasiswa Jaman Now

“Dijaman suharto mereka bebas demo,” tulis komentar dari akun @1_sheldNKRI.

“Mungkin diadakan ‘simposium’, tentang masalah ‘kebebasan ?’. Masih adakah, kebebasan yang belum tersampaikan ?. Bahkan sudah banyak, yang disampaikan dengan cara ‘bebas’ yang sebebas2nya ?.,” tulis komentar dari [email protected]

“Kasian ya mahasiswa jaman now, bersuara sesuai pesanan, masa cuma pengen ngopi di setarbak aja harga diri digadaikan murah kek gitu,” tulis komentar dari [email protected]***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here