Polemik Pindah Ibukota, Sandiaga: Nyantai Aja Bro, Belum Dianggarin Kok

483

Masyarakat Indonesia diharapkan tidak meributkan rencana Presiden Joko Widodo memindahkan Ibukota ke Pulau Kalimantan. Hal itu lantaran rencana besar tersebut tidak masuk dalam RAPBN 2020.

“Kita harus simak nota keuangan dalam RAPBN 2020, apa yang ada di sana. Di dalam nota keuangan RAPBN 2020 yang telah disampaikan kemarin, tidak ada satu item pun anggaran belanja yang langsung terkait dengan rencana pemindahan Ibukota,” ucap Sandiaga Salahuddin Uno dalam diskusi yang diselenggarakan Instruktur Nasional PAN yang bertajuk ‘Selamatkan Indonesia dari Kebangkrutan’ di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (22/8).

Dengan tidak adanya rencana tersebut dalam RAPBN, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini pun meminta kepada masyarakat santai. Apalagi dengan cepat setuju atau tidak setuju dengan rencana tersebut.

“Jadi nyantai aja bro, ini belum dianggarin. Seharusnya sekarang kita bantu pemikirannya, jangan dulu bilang gua setuju, enggak setuju. Ini belum ada anggaran sama sekali, buat apa kita repot meributkan,” jelasnya.

Bahkan, Sandi mengaku telah menghubungi Menteri Keuangan Sri Mulyani dan mengatakan bahwa pemindahan Ibukota masih sebuah rencana. Oleh sebab itu rencana tersebut tidak dimasukkan ke dalam RAPBN 2020.

“Bu Menteri Keuangan Sri Mulyani bilang, sempat mengonfirmasi juga bahwa pemindahan Ibukota itu masih rencana, tidak masuk APBN 2020,” katanya. rmol

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

47 − = 41