Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi 2021 Trending: Sebut Krisis Pandemi Seperti Api, Tak Bahas KPK dan Korupsi

199
Jokowi

 Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi pada Senin 16 Agustus 2021 trending di media sosial Twitter.

Salah satu yang paling banyak dibicarakan Warganet adalah ungkapan ‘pandemi seperti api‘ hingga menanyakan KPK dan korupsi di masa pandemi.

“Krisis pandemi seperti api. Kalau bisa kita hindari. Kalau terkendali, dia menginspirasi dan memotivasi. Dia menyakitkan, tetapi sekaligus juga menguatkan,” kata Presiden Jokowi.

 

Pandemi, kata Jokowi, seperti kawah candradimuka yang menguji, dan mengasah bangsa Indonesia. Beragam komentar pun muncul dari Warganet terkait ungkapan tersebut.

Salah satu yang juga dipertanyakan Warganet adalah kenapa pidato tersebut tidak membahas korupsi yang masih terjadi masa pandemi.

Dalam pidatonya Presiden menyinggung soal anggaran perlindungan sosial yang dialokasikan sebesar Rp427,5 triliun untuk membantu masyarakat miskin dan rentan memenuhi kebutuhan dasarnya.

Bansos dalam jangka panjang juga diharapkan akan mampu memotong rantai kemiskinan.

“Jangan panjang-panjang pidatonya Pak. Nanti lupa omongan sendiri. Karena sampai hari ini orang-orang yang terlibat korupsi bansos belum ada yang dihukum mati. Yang ada mereka nambah istri,” tulis akun @Kaka_Cebong.

Terkait kinerja KPK, Presiden tidak menyinggung sama sekali meskipun sempat menyelipkan ucapan terima kasih kepada beberapa lembaga negara, termasuk KPK.

Presiden mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BI, OJK, Lembaga Penjamin Simpanan, KPK, dan Ombudsman RI, termasuk KPU dan Bawaslu, atas dukungannya yang konsisten selama ini,” tulis akun Twitter @idahceris.

Pada Pidato Kenegaraan 2021 kali ini Presiden Jokowi mengambil tema Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh yang hanya bisa dicapai jika semua elemen Indonesia bahu-membahu dan saling bergandeng tangan dalam satu tujuan.

“Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh,” tegas Jokowi. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here