Permintaan Megawati Merepotkan Jokowi

500

Penolakan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri bila hanya dijatah empat kursi menteri pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo dinilai menjadi problem berat untuk Jokowi, sapaan karib Presiden.

Pengamat Politik Arya Fernandes menyatakan, seharunys, sebagai Presiden terpilih Jokowi menunjukan kepada publik bahwa dia mempunya otoritas untuk memegang kendali penuh terkait pembentukan kabinet.

“Kalaupun itu (jatah menteri) dipenuhi oleh presiden, Jokowi akan mengorbankan janjinya untuk membentuk kabinet dari kelompok profesional,” ujarnya saat ditemui di kantor Komnas HAM, Jumat (9/8).

Selain itu menurut Arya, permintaan Megawati akan mengganggu keseimbangan di Partai Koalisi. “Tentunya juga akan merepotkan bagi presiden karena Jokowi harus menegosiasikan banyak hal kepada yang lain,” jelasnya.

“Menurut saya sulit dipenuhi presiden, kalau enam kursi pun juga sudah paling besar,” imbuh arya.

Sebelumnya Megawati dalam pidatonya di acara Kongres V PDIP di Grand Inna Bali Beach Hotel meminta dengan terang-terangan kepada Presiden Jokowi yang juga kader dari partai banteng ini sebagai pengusung pilpres 2019 dan partai pemenang pemilu untuk memberikan jatah kursi terbanyak kepada PDI-P.

Jokowi pun mengamini permintaan Mega dan menjanjikan PDIP bakal menjadi partai dengan kursi menteri paling banyak di kabinet periode kedua. (Rmol)

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 + 1 =