Perempuan Bagi-bagi Uang di Tanah Abang Datang dengan Rombongan 3 Mobil

303
Sosok perempuan misterius bagi-bagi uang di Tanah Abang. (screenshot video)

Jakarta – Seorang perempuan misterius membagi-bagikan sejumlah uang dan sembako kepada pengemis di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Perempuan itu datang dengan rombongan 3 mobil.

“Yang jelas mobilnya tiga, kalau orang-orangnya sih nggak tahu berapa karena langsung kita bubarkan,” kata Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan saat dihubungi detikcom, Senin (28/12/2020) malam.

Perempuan berkerudung putih itu turun dari mobil warna putih. Dia kemudian membagi-bagikan uang dan sembako kepada para pengemis di pinggir jalan.

Alhasil, kegiatan ini menimbulkan kerumunan masyarakat. Polisi yang menerima informasi itu langsung membubarkan perempuan dan rombongannya itu.

“Jadinya banyak orang minta sembako, jadi takutnya berkerumun. jadi langsung dibubarin,” katanya.

Tidak diketahui berapa nominal uang yang dibagikan si perempuan berkerudung putih itu.

Dihubungi secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang AKP Haris Ahmad mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.45 WIB. Perempuan tersebut turun dari mobil dan langsung membagikan uang dan sembako di sekitar Blok B Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Dia membagikan uang dan sembako kepada pemulung, ojek dan orang-orang di sekitaran Blok B,” kata Haris.

Sebelumnya diberitakan, sosok perempuan misterius itu membagi-bagikan uang kepada warga di Pasar Tanah Abang, Jakpus pada Senin (28/12) menjelang magrib.

Peristiwa tersebut sendiri terjadi menjelang maghrib tadi. Perempuan misterius itu tiba-tiba turun dan membagi-bagikan uang serta sembako kepada warga di lokasi.

Kegiatan tersebut menimbulkan kerumunan sehingga dibubarkan polisi. Kegiatan perempuan tersebut juga sempat terekam video warga dan tersebar di media sosial.

“Tadi ada orang bagi-bagi uang dan sembako, ada tiga mobil terus dibubarin sama anggota karena berkerumun. Kan nggak boleh berkerumun,” kata Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih saat dihubungi wartawan, Senin (28/12/2020).

Kegiatan itu menimbulkan kerumunan. Perempuan itu kemudian pergi setelah polisi membubarkannya.

“Kita lakukan imbauan agar tidak membuat kerumunan di masa pandemi ini,” tuturnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Detik

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...