Pengamat Politik Menilai Kapolri Sedang Menguji Harga Diri Seorang Novel Baswedan

206
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

JAKARTA — Pengamat politik Rudi S Kamri menyebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit sedang mengetes atau menguji harga diri dan kehormatan seorang Novel Baswedan. Berikut pendapatnya.

Tawaran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Novel Baswedan dan 56 mantan pegawai KPK dianggap sebagai pukulan telak menguji harga diri dan kehormatan Novel Baswedan.

Pria yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa (ILKAB) ini menanggapi sikap Kapolri yang siap menampung Novel Baswedan dan 56 orang eks pegawai KPK yang telah diberhentikan dengan hormat per 30 September 2021.

Para pegawai KPK ini dianggap tidak lolos dalam seleksi tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) sesuai UU 19/2019 tentang KPK.

 

“Nah di sisi lain kita harus mengingatkan kepada Kapolri bahwa Novel Baswedan khususnya, ini adalah mantan anggota Polri,” jelas Rudi dalam video yang diunggah di akun YouTube Kanal Anak Bangsa, Jumat malam (1/10).

“Dan dia keluar dari anggota Polri memilih jadi penyidik di KPK. Dan kita ingat, Novel Baswedan ini selalu dan selalu menyerang institusi Polri berulang dan berulang. Sering sekali,” ujar Rudi lagi.

Pengamat ini merasa heran jika seseorang yang sering menyerang institusi Polri, akan tetapi malah mau ditampung di institusi tersebut.

“Apakah tidak akan menjadi duri dalam daging di Polri ya? Nah ini bagi saya lebih pada pukulan telak dari Kapolri untuk mengetes atau menguji harga diri dan kehormatan seorang Novel Baswedan,” kata Rudi.

Menurut Rudi, jika Novel Baswedan mau menerima tawaran Kapolri tersebut, Novel dianggap menjilat ludah sendiri.

“Kalau menurut saya, kalau Novel Baswedan mau menerima tawaran Kapolri artinya dia sudah menjilat ludah sendiri dan menurunkan harga dirinya,” jelasnya.

“Dia menjadi manusia sampah menurut saya. Karena apa? karena sudah sering menjelek-jelekan institusi Polri, kemudian menerima begitu saja,” jelasnya lagi.

“Ini integritasnya dan kredibilitasnya di mana?” tegas Rudi seperti dikutip dari RMOL.

Sumber Berita / Artikel Asli : (ral/rmol/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here