Pengamat kuliti alasan Jokowi sayang banget sama Luhut: Di mata Jokowi…

252
Menteri Kordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan /

Belakangan nama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan jadi perbincangan hangat publik lantaran dia menduduki banyak jabatan penting di pemerintahan. Di balik jabatannya, ternyata ini alasan Jokowi yang terus mengandalkan dan mempercayai Luhut.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menjelaskan bahwa Presiden Jokowi belakangan ini seperti menggunakan kekuatan Luhut lantaran untuk menghindari manuver Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Presiden Jokowi. Foto: Antaranews
Presiden Jokowi. Foto: Antaranews | Pengamat kuliti alasan Jokowi sayang banget sama Luhut

Terlebih Ujang menilai, kekuatan politik Luhut mampu menghalau manuver yang didatangkan dari pihak Megawati.

“Bisa saja Luhut yang dipercaya, untuk menghindari Megawati,” kata Ujang dalam keterangannya, mengutip GenPi pada Selasa, 10 Agustus 2021.

Ujang mengungkapkan, di samping sosoknya yang mampu melindungi, bisa jadi Presiden Jokowi melihat Luhut sebagai tokoh yang bisa diandalkan.

Kendati begitu, sayangnya jabatan yang diberikan oleh Presiden Jokowi kepada Luhut seakan terlalu besar, sehingga dalam setiap kebijakan pemerintah berskala besar dan penting malah seakan wajib melibatkan Luhut.

Menurut Ujang, padahal semestinya Presiden Jokowi tidak membebankan tugas kerja kepada satu orang menteri di Kabinet Indonesia Maju. Apalagi, Luhut kini masih menjadi Koordinator PPKM Level 4.

Tentu jabatan bertumpuk yang diemban Luhut sangat berpotensi tak bisa berjalan dengan efektif.

“Mungkin di mata Jokowi, Luhut menjadi andalan. Namun mestinya Jokowi tak membebankan sesuatu tugas terlalu banyak pada seseorang, nanti kerjanya tidak karuan,” imbuhnya.

Jokowi terkesan sayang banget ke Luhut hingga berikan banyak jabatan

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Antara.
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Antara.

Sebagaimana diketahui sosok Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan sempat jadi perbincangan.

Namanya menjadi trending di Twitter setelah Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan tugas baru.

Presiden Jokowi menunjuk Luhut untuk menjadi Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan 15 Danau Prioritas.

Keputusan ini diteken Jokowi pada 22 Juni 2021, melalui Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2021 tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional.

Jabatan baru yang diemban Luhut itu langsung memicu keramaian di media sosial. Bagaimana tidak, Luhut selama ini langganan diminta Jokowi untuk merangkap jabatan.

Mulai dari merangkap pekerjaan menggantikan posisi sementara Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo yang tersandung kasus korupsi. Lalu mengisi sementara posisi Menteri Perhubungan Budi Karya yang sempat terinfeksi Covid-19.

Hal ini membuat dirinya kerap diledek oleh banyak pihak sebagai Perdana Menteri atau menteri yang mampu mengurusi segala macam urusan, sampai dijuluki “Lord” Luhut. Eks Kepala Staf Kepresidenan itu dianggap sebagai pria yang serba bisa.

Ilustrasi Luhut Binsar Panjaitan. Foto: Suara (Jaringan Hops)
Ilustrasi Luhut Binsar Panjaitan. Foto: Suara (Jaringan Hops)

Salah seorang warganet bahkan memberikan meme kocak mengenai Luhut, dimana seluruh jajaran Kabinet Indonesia Maju diganti foto Luhut.

Disini Luhut. Disana Luhut. Dimana-mana Luhut Luhut,” tulis akun @banglantang di Twitter.

Menyadur Suara (Jaringan Hops), berikut jabatan yang mampu diemban Luhut:

1. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves)

Luhut masuk dalam kabinet Indonesia Maju pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin. Ia dipercaya Presiden Jokowi menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sejak 2019.

2. Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN)

Luhut juga ditunjuk oleh Presiden Jokowi menjadi Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN). Jabatan ini diemban sejak bulan September 2020

3. Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali

Tugas Luhut ditambah Presiden Jokowi pada bulan Juni 2021, sebagai Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali. Ia diberi tugas untuk memimpin penerapan PPKM Jawa Bali yang masih berlangsung hingga sekarang.

4. Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan 15 Danau Prioritas

Terbaru, Luhut ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan 15 Danau Prioritas. Adapun 15 danau prioritas nasional yang harus diurus Luhut sebagai berikut:

  • Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara
  • Danau Singkarak di Provinsi Sumatera Barat
  • Danau Maninjau di Provinsi Sumatera Barat
  • Danau Kerinci di Provinsi Jambi
  • Danau Rawa Danau di Provinsi Banten
  • Danau Rawa Pening di Provinsi Jawa Tengah
  • Danau Batur di Provinsi Bali
  • Danau Tondano di Provinsi Sulawesi Utara
  • Danau Kaskade Mahakam (Melintang, Semayang, dan Jempang) di Provinsi Kalimantan Timur
  • Danau Sentarum di Provinsi Kalimantan Barat
  • Danau Limboto di Provinsi Gorontalo
  • Danau Poso di Provinsi Sulawesi Tengah
  • Danau Tempe di Provinsi Sulawesi Selatan
  • Danau Matano di Provinsi Sulawesi Selatan
  • Danau Sentani di Provinsi Papua

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here