Pemerintah Cat Ulang Pesawat Kepresidenan, Fadli Zon: Tak Ada Sense of Crisis di Tengah Pandemi!

365
Politikus Partai Gerindra Fadli Zon. / /Twitter.com/@fadlizon./

Politikus Partai Gerindra Fadli Zon pun turut memberikan kritik pedas terkait pengecatan ulang pesawat kepresidenan menjadi merah putih.

Akhir-akhir ini, publik dihebohkan dengan kabar pengecatan ulang pesawat Kepresidenan Republik Indonesia (RI) di masa pandemi Covid-19. Pesawat kepresidenan RI tadinya berwarna biru dan akan dicat ulang menjadi merah putih sesuai bendera Indonesia.

Yang menarik perhatian publik adalah biaya untuk mengecat ulang sebuah pesawat yang harganya terbilang fantastis. Pasalnya, biaya untuk mengecat ulang sebuah pesawat setara jenis B737-800 berkisar antara US$ 100 hingga 150 ribu (Rp 1.4 hingga 2.1 miliar).

 

Kabar terkait pengecatan ulang pesawat ini disampaikan oleh Alvin Lie melalui akun Twitternya, @alvinlie21 pada Selasa, 2 Agustus 2021.

Alvin mengkritisi keputusan pengecatan ulang pesawat tersebut lantaran saat ini Indonesia masih terpuruk akibat pandemi Covid-19 tetapi pengecatan akan tetap dilakukan.

“Hari gini masih aja foya-foya ubah warna pswt Kepresidenan,” kata Alvin melalui akun Twitter pribadi @alvinlie21 Senin, 2 Agustus 2021.

 

Tak lupa, ia mengungkapkan biaya fantastis untuk mengecat ulang pesawat sambil menyebut (mention) beberapa akun resmi kenegaraan seperti, Kemensetneg RI, Setkab, hingga akun Twitter Jokowi.

“Biaya cat ulang pswt setara B737-800 berkisar antara USD100ribu sd 150ribu Sekitar Rp.1,4M sd Rp.2.1M @KemensetnegRI @setkabgoid @jokowi,” pungkasnya.

Melalui cuitannya tersebut, Alvin pun mengunggah sebuah foto pesawat dengan latar warna merah dan putih. Kemudian sirip belakang tertempel gambar mirip bendera Indonesia merah putih dan di bagian atas badan pesawat tertulis jelas tulisan ‘Republik Indonesia’.

Menanggapi hal tersebut, Politikus Partai Gerindra Fadli Zon pun memberikan kritik pedas pada keputusan pemerintah tersebut. Melalui akun Twitter pribadinya, @fadlizon pada Rabu 4 Agustus 2021, ia mengatakan bahwa tak ada urgensinya mengecat ulang pesawat menjadi merah.

Anggota DPR RI itu pun menyebutkan bahwa dengan melakukan pengecatan ulang, hanya menunjukan pemerintah tidak memiliki sense of crisis atau kepekaan di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Tak ada urgensinya sama sekali cat ulang jd merah ini. Hanya menunjukkan betapa tak ada sense of crisis di tengah dampak pandemi,” ungkap anggota DPR RI tersebut dikutip melalui akun Twitternya pada Rabu 4 Agustus 2021.

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here