Pasca Erupsi Gunung Semeru, Bandara Notohadinegoro Belum Bisa Pantau Dampak Abu Vulkanik karena Hujan Deras

341

Dampak terjadinya Gunung Semeru erupsi, membuat beberapa kecamatan di Lumajang terdampak serius.

Dimana terlihat beberapa video yang beredar dampaknya sangat besar sekali, terlebih lagi adanya jembatan yang putus di Kecamatan Pronojiwo.

Dampak lain pasti terjadi salah satunya proses penerbangan di wilayah sekitar Kabupaten Lumajang, salah satunya di Bandara Notohadinegoro Jember.

“Sampai saat ini masih kita pantau ya perkembangan erupsi gunung Semeru di Lumajang,” ujar kepala Bandara Notohadinegoro Edi Purnomo saat dikonfirmasi melalui telepo seluler, Sabtu 4 Desember 2021.

Ia mengatakan, karena kondisi di Jember sedang hujan dari pagi hingga malam hari tidak diketahui kondisinya. Apakah abu vulkanik dari hasil erupsi gunung Semeru sampai ke Jember atau tidak.

“Kami belum bisa pastikan karena kondisinya masih hujan, tapi kita akan pastikan apakah abu sampai di Jember atau tidak,” tuturnya.

Meski demikian, Edi menerangkan saat ini di Jember memang tidak ada aktivitas penerbangan hingga akhir tahun. Tetapi pemantauan seperti ini tetap dilakukan untuk memberikan informasi kepada pusat.

“Tetap kita pantau ya mas, walaupun tidak ada penerbangan di Jember sampai akhir tahun,” terangnya.

Ia menambahkan, secepatnya saat hujan reda pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap abu vulkanik yang erupsi dari Gunung Semeru.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

58 − = 48