OPM Sempat Ancam Akan Kacaukan PON XX Papua, Ngabalin: Tuhan Janjikan Tanah Papua untuk Semua Orang Berkumpul

388
Ngabalin Dikabarkan Diburu Warga Bojong Koneng Terkait Rocky Gerung dan PT Sentul City Tbk? Cek Faktanya /Tangkap layar Twitter @AliNgabalinNew /

Beberapa waktu yang lalu, Organisasi Papua Merdeka (OPM), sempat menebar ancaman akan mengacaukan perhelatan PON XX Papua 2021.

OPM mengancam akan mengacaukan PON XX Papua, karena mengetahui Presiden Jokowi akan hadir para pembukaan perhelatan akbar tersebut.

Kelompok separatis bersenjata itu tidak terima apabila Presiden Jokowi menginjakan kakinya di tanah Papua, sebab Jokowi dianggap mereka merupakan pembunuh.

OPM juga mengancam akan terus melanjutkan perang apabila Presiden Jokowi bersikukuh menginjakan kakinya di tanah Papua.

Namun pada kenyataannya, ancaman OPM itu hanya gertak belaka, sebab Presiden Jokowi justru tampak menghadiri pembukaan PON XX Papua di Stadion Lukas Enembe dan disambut meriah oleh warga Papua.

 

Menyikapi OPM yang terus menebar ancaman, membuat KSP Ali Mochtar Ngabalin turut buka suara dan meminta masyarakat untuk mengabaikan ancaman tersebut.

Melalui akun Twitter pribadinya, Ngabalin yang tampak sedang berada di venue selam PON XX Papua, menegaskan bahwa Papua itu merupakan tanah yang damai.

Menurutnya, Papua adalah tanah yang tuhan janjikan agar semua orang bisa berkumpul bersama di tanah yang damai itu.

“Torang kasih tau semua bahwa di tanah Papua ini tanah yang damai, tanah yang tuhan janjikan untuk semua orang berkumpul bersama,” ujarnya, dikutip Galamedia, Jumat 8 Oktober 2021.

Ngabalin mengungkapkan, bahwa bukti Papua merupakan tanah yang damai bisa dilihat dari banyaknya warga luar pulau yang bermukim di pulau Cendrawasih itu.

Ia mengatakan bahwa kedatangan saudara-saudara dari Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan lainnya justru sangat disambut suka cita oleh warga Papua.

“Itu sebabnya begitu saudara-saudara yang datang dari Sumatera, Jawa, Sulawesi, dari mana-mana, orang Papua terima dengan suka cita dan mereka senang,” ungkapnya.

Selain itu, Ngabalin meminta masyarakat untuk menjauhi semua ujaran, hasutan, dan kedengkian terhadap warga Papua.

Menurutnya, para provokator-provokator tersebut sengaja mengganggu ruang publik untuk memecah belah bangsa Indonesia.

“Abaikan semua sebaran kebencian, hasutan serta kedengkian, juga jauhi para provokator yang mengganggu ruang publik. Salam dari tanah leluhur PAPUA torang bisa,” pungkasnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 2 = 8