Novel Baswedan Sebut KPK Bukan Milik Pimpinan KPK: Milik Masyarakat, Milik Negara

390
KPK

Eks penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPKNovel Baswedan menuturkan, tak ada undang-undang yang mengatur pihaknya bisa menginvestigasi lembaga antirasuah tersebut.

“Apabila ada laporan yang disampaikan oleh masyarakat atau kelompok masyarakat dan itu ternyata berkaitan dengan kepentingan publik, kami tentu akan mengumpulkan dan akan mendiskusikan,” tutur eks penyidik KPK tersebut.

Kendati demikian, kata Novel Baswedan, pihaknya telah beberapa kali melaporkan pimpinan dan pejabat KPK.

“Beberapa kali, saya dan kawan-kawan melaporkan, baik pimpinan ataupun pejabat KPK lainnya yang tentu kita bisa lihat beberapa kasus di antaranya kasus yang terkait dengan Robin,” tuturnya seperti dikutip dari kanal YouTube Karni Ilyas Club pada 9 Desember 2021.

Dia menegaskan bahwa, KPK bukan hanya milik pimpinan KPK, namun lembaga antirasuah tersebut juga milik masyarakat.

KPK itu bukan milik pimpinan KPKKPK itu milik kita semua, milik masyarakat, milik negara,” tuturnya.

“Dan ketika kemudian ada masalah di sana dan dibiarkan, tentu kita semua harus merasa terganggu. Kalau itu dibiarkan bagaimana bisa bekerja dengan benar,” ucapnya menambahkan.

Diberitakan sebelumnya, Stepanus Robin Pattuju merupakan eks penyidik KPK yang menyebut bahwa Lili Pintauli Siregar turut “memainkan” kasus korupsi sejak jadi Wakil Ketua KPK.

“Kita tahu lah, rekan-rekan bisa tanya pengacara-pengacara senior, yang bersangkutan (Arief Aceh) sudah mulai bermain. Kapan mulai bermain, ya sejak Bu Lili masuk di KPK,” kata Stepanus Robin Pattuju usai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin 6 Desember 2021.

Dia juga mengatakan, Lili Pintauli Siregar ikut terlibat dalam kasus penanganan perkara maling uang rakyat terhadap eks Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial.

Di samping itu, dia menyebut bahwa kongkalikong tersebut telah jadi rahasia umum di kalangan pengacara senior.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 + 4 =