Ngabalin saat Dukung Prabowo: Tidak Boleh Ada Orang Kurang Gizi Memimpin Republik Ini!

244

Video lama Ali Mochtar Ngabalin saat dulu mendukung Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) kembali diungkit oleh netizen.

Dalam video itu, Ngabalin yang kini menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Joko Widodo mengatakan bahwa tak boleh ada orang kurang gizi yang memimpin republik ini.

Adapun video itu diunggah oleh seorang netizen dengan nama akun Twitter @hendra_arza pada Senin, 16 Agustus 2021.

 

Ia mengunggah video itu sebagai balasan terhadap pernyataan Ngabalin yang mengecam penghinaan kepada Presiden Jokowi.

“Hanya penjilat kelas anjing yang dulunya mencaci sekarang memuji. Hanya penjilat kelas anjing yang dulunya mencela sekarang memuja. Hanya penjilat kelas anjing yg dulunya menghina sekarang menyembah. Ttd: Orang kurang gizi,” katanya.

 

Dalam video itu, nampak Ngabalin yang berdiri di atas panggung di depan massa dan berbicara soal dukungan ke Prabowo.

 

“Catat! Bilang Ali Mochtar Ngabalin yang bilang, Republik ini terlalu luas, harus dipimpin oleh orang-orang uang kuat, orang-orang yang sehat,” kata Ngabalin dengan penekanan.

“Tidak boleh ada orang yang kurang gizi memimpin Republik ini,” tegasnya yang kemudian disambut gemuruh tepuk tangan dan teriakan.

 

Beberapa saat, terdengar ada seseorang yang meriakkan “Prabowo!” dan disambut kompak dengan teriakan “setuju!”.

Ngabalin lalu mengajak massa untuk menjawab “tidak ada yang lain” ketika ia mengatakan “Prabowo”.

“Prabowo!” teriak Ngabalin.

“Tidak ada yang lain” jawab orang-orang yang hadir di sana dengan kompak.

Seperti diketahui, Ngabalin dulunya memang mendukung Prabowo dan Hatta Rajasa yang saat itu melawan Jokowi dan Jusuf Kalla di Pilpres 2014.

Video Ngabalin mendukung Prabowo Subianto itu pun sudah pernah viral dan sering diungkit oleh netizen.

Dilansir dari Detik News, pada 10 September 2018, Ngabalin sudah pernah menanggapi video lamanya yang diviralkan saat beralih mendukung Jokowi.

Ngabalin, yang merupakan kader Golkar, menyebut dirinya dalam video itu murni menjalankan keputusan partai yang saat itu mengusung Prabowo-Hatta.

Ketika partainya memutuskan mengusung Jokowi pada Pilpres 2019, Ngabalin pun kembali menjalankan hal itu dengan total.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here